Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengusaha Tekstil Janji Rekrut Kembali Karyawan yang Di-PHK

Para pengusaha tekstil menjanjikan bakal merekrut kembali karyawannya yang mengalami PHK. Namun, kebijakan itu akan diambil apabila kondisi bisnis mulai membaik.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 15 Mei 2020  |  15:24 WIB
Pekerja mengawasi mesin bordir komputer di rumah produksi bordir di Jakarta, Senin (15/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Pekerja mengawasi mesin bordir komputer di rumah produksi bordir di Jakarta, Senin (15/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) memastikan akan melakukan perekrutan kembali karyawan yang dikenakan pemutusan hubungan kerja (PHK) selama masa pandemi virus corona (Covid-19). Namun proses tersebut bakal dilakukan dengan catatan roda bisnis kembali berjalan normal.

Sekretaris Jenderal API Jawa Barat Rizal Rakhman memperkirakan perlu perlu waktu 1 - 1,5 tahun bagi pelaku usaha di industri tekstil di Indonesia untuk dapat kembali ke kondisi awal, pada saat negara pulih dari pandemi virus corona (Covid-19).

"Hitungan kami perlu 1-1.5 tahun untuk kembali ke kondisi semula. Jika bisnis jalan lagi, kami pasti melakukan perekrutan kembali [karyawan yang di-PHK[," ujar Rizal kepada Bisnis, Jumat (15/5/2020).

Namun demikian, Rizal mengaku, saat ini para pengusaha belum memiliki perhitungan khusus terkait dengan perekrutan kembali karyawan di sektor industri tekstil yang dikenakan PHK.

Pasalnya, pelaku usaha di sektor tersebut tengah memfokuskan diri untuk mempertahankan bisnis di tengah terpaan Covid-19 yang dinilai menghadapkan industri tekstil kepada kemungkinan terburuk.

"Kalau enggak bisa melewati krisis Covid-19 ini, artinya kita tutup, dan boro-boro menyerap tenaga kerja baru nantinya," kata Rizal.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengimbau agar pengusaha nantinya merekrut kembali pekerja/buruh yang di-PHK dan dirumahkan akibat Covid-19. Hal itu menurutnya diperlukan agar para pekerja dapat memenuhi kebutuhan ekonominya kembali. Di sisi lain para pengusaha tak perlu repot kembali melakukan pelatihan ulang kepada pekerjanya.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Industri Tekstil phk Virus Corona
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top