Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Demi Penanganan Covid-19, Anggaran Snack Rapat DPR Dihapus Tahun Ini

Kebijakan pemangkasan anggaran ini berlaku hingga akhir tahun.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 30 April 2020  |  12:37 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini, pemerintah memangkas anggaran kementerian dan lembaga (K/L), tidak terkecuali anggaran DPR.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pos-pos anggaran di seluruh K/L harus dihemat, Bahkan, anggaran snack atau kue untuk rapat-rapat di DPR pun dipangkas.

"Kalau dulu rapat di DPR ada makanan kecil, sekarang tidak ada lagi. Kita harap efisiensinya sampai tahun depan," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI, Kamis (30/4/2020).

Dia mengakui ada dampak negatifnya jika snack harus dihapus. Kebijakan ini akan mematikan pengusaha penjual snack. Namun, Sri Mulyani berharap kebijakan ini dapat diterima karena pos-pos anggaran lain juga dihemat. Bahkan, kenaikan tunjangan kinerja PNS ditunda.

Sejauh ini, pemerintah telah melakukan penghematan anggaran belanja negara hingga Rp190 triliun. Langkah ini merupakan mandat Presiden Jokowi untuk melakukan realokasi dan refocussing anggaran di tengah Pandemi Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr sri mulyani
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top