Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pusing! Penerimaan Pajak Shortfall Rp388,5 Triliun

Outlook terbaru menunjukkan penerimaan pajak tahun ini hanya akan mencapai Rp1.254,1 triliun.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 30 April 2020  |  12:23 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan memperkirakan shortfall pajak pada tahun ini mencapai Rp388,5 triliun atau minus 5,9 persen.

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan mematok proyeksi penerimaan pajak sebesar Rp1.642,6 triliun pada APBN 2020. Sementara itu, outlook terbaru menunjukkan penerimaan pajak tahun ini hanya akan mencapai Rp1.254,1 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan shortfall telah memperhitungkan sejumlah faktor.

Pertama, dampak penurunan ekonomi dan perang harga minyak. Kedua, fasilitas pajak insentif tahap II dalam PMK 23/2020 senilai Rp13,86 triliun.

Ketiga, relaksasi stimulus tambahan sebesar Rp70,3 triliun. Keempat, antisipasi penundaan dividen omnibus law sebesar Rp9,1 triliun.

Dari data Kemenkeu, penerimaan bea dan cukai juga mengalami shortfall hingga Rp14,6 triliun atau -22,2 persen. Alhasil, proyeksi penerimaan dari bea dan cukai pada tahun ini susut menjadi Rp208,5 triliun.

Menurut Sri Mulyani, angka tersebut telah memperhitungkan dampak stimulus pembebasan bea masuk untuk 19 industri.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pajak Bea Cukai sri mulyani
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top