Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cuan! Produsen Masker Rumahan ini Raup Keuntungan Rp15 Juta per Bulan

Untuk pembeli borongan, paling sedikit memesan 100 sampai 300 lembar, sesuai kebutuhan di kantornya masing-masing.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 29 April 2020  |  13:14 WIB
Ilustrasi pembuatan masker oleh industri kecil menengah. - Antara/Adeng Bustomi
Ilustrasi pembuatan masker oleh industri kecil menengah. - Antara/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA – Peningkatan kebutuhan masker di tengah pandemi virus corona terjadi di berbagai wilayah. Para produsen, baik skala rumahan hingga industri besar mendapatkan keuntungan dari momentum ini.

Salah satunya yang dirasakan Andi Eryanto, pemilik rumah produksi pembuatan masker scuba di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Andi mengaku meraup keuntungan sekitar Rp15 juta per bulan setelah penyebaran Covid-19 meluas.

"Kalau dihitung per minggunya, keuntungannya diperkirakan Rp3 juta sampai Rp4 juta. Jadi kalau ditotalkan dalam satu bulan sekitar Rp15 juta dari hasil pembuatan masker scuba berbahan kain ini," kata Andi, seperti dilansir Antara, Rabu (29/4/2020).

Menurutnya, permintaan produksi pembuatan masker miliknya terus meningkat setiap minggunya. Bahkan, Andi acapkali mendapatkan pesanan dari instansi dalam porsi besar.

Dia pun mengaku kewalahan untuk menyediakan permintaan sejumlah instansi dan masyarakat tersebut.

"Pemesan masker scuba yang terbuat dari kain ini ada yang berasal dari Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Barito Selatan serta beberapa kabupaten yang ada di provinsi ini," ungkapnya.

Untuk pembeli skala besar seperti yang datang dari instansi-instansi, paling sedikit memesan 100 sampai 300 lembar, sesuai kebutuhan di kantornya masing-masing.

Andi pun tidak mematok harga selangit. Dia mengaku menjual kepada pelanggannya yang mengambil dalam jumlah banyak, per potong nya seharga Rp5.000. Namun apabila membeli dalam jumlah sedikit atau eceran, maka ia menjualnya dengan harga Rp7.000.

"Mengenai bahan yang kami produksi adalah jenis kain yang sengaja di pesan dari Kota Cirebon, Jawa Barat, dan sebagian dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah," ucapnya.

Terkait motif, Andi memproduksi masker scuba dengan motif beragam sesuai pesanan pembeli.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan ikm Virus Corona masker

Sumber : Antara

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top