Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kadin Apresiasi Pemerintah Perluas Paket Stimulus Usaha

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi langkah pemerintah memperluas paket stimulus bagi sektor usaha yang terkena dampak pandemi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 April 2020  |  19:00 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani. /JIBI/Dedi Gunawan
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani. /JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi langkah pemerintah memperluas paket stimulus bagi sektor usaha yang terkena dampak pandemi Covid-19.

"Ini sangat baik untuk mengurangi dampak ekonomi wabah COVID-19, agar iklim usaha tetap kondusif," kata Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Menurut Rosan, perluasan stimulus itu akan disambut dengan baik oleh pelaku usaha sebagai dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan dunia usaha. Pasalnya, stimulus tersebut mampu menopang daya tahan perusahaan atas dampak ekonomi pandemi, utamanya di sektor riil dan sektor vital lainnya.

"Gelombang PHK [pemutusan hubungan kerja] memang sangat mungkin terjadi, namun ini harus segera ditekan dan dihindari. Lebih jauh, kami berharap pemerintah dapat mengidentifikasi dengan rinci sektor mana saja yang harus mendapatkan stimulus," imbuhnya.

Kadin akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk menemukan solusi dan upaya penyelamatan perekonomian nasional di tengah wabah Covid-19, khususnya upaya memperkuat para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) karena sebagaimana diketahui sektor ini menyerap 96 persen tenaga kerja di Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk memperluas cakupan penerima stimulus perpajakan terutama untuk PPh pasal 21, 22, dan 25 yang tercakup dalam sejumlah sektor yang ditambahkan.

Perluasan stimulus diberlakukan kepada ribuan badan usaha atau KBLI (klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia) di banyak sektor, di antaranya berupa PPh Pasal 21 (pajak atas penghasilan gaji) yang akan ditanggung oleh pemerintah dan PPh 22 (pajak penghasilan badan atas kegiatan impor barang konsumsi) yang akan ditangguhkan.

Sementara untuk PPh 25 (pajak korporasi), pemerintah akan menangguhkan pajak perusahaan hingga akhir tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin indonesia paket stimulus covid-19

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top