Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proses Restrukturisasi Belum Disepakati, Saham Virgin Australia Disuspensi

Virgin Australia telah menjajaki opsi untuk mengamankan modal selama berminggu-minggu dan telah meminta pemerintah untuk pinjaman AUS$1,4 miliar atau setara US$883 juta untuk mengatasi krisis.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 16 April 2020  |  10:43 WIB
Virgin Australi - Reuters
Virgin Australi - Reuters
Bisnis.com, JAKARTA — Saham Virgin Australia Holdings Ltd. ditangguhkan di Sydney karena perbincangan mengenai mengenai potensi restrukturisasi keuangan untuk maskapai masih terus berlanjut.
 
Seperti dilansir dari Bloomberg, pihak Virgin Australia menyatakan saham yang sudah dihentikan dari perdagangan tersebut akan kembali ditangguhkan selama tujuh hari ke depan sehingga pembicaraan yang berpusat pada bantuan keuangan dan struktur alternatif dapat berlanjut.
 
"Diskusi ini telah berlanjut selama dua hari terakhir, termasuk diskusi yang tak bisa dibuka kepada publik. Saat ini perusahaan tidak dalam posisi untuk membuat pengumuman ke pasar sehubungan dengan masalah ini," kata Virgin Australia dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (16/4/2020)
 
Bendahara Australia Josh Frydenberg mengatakan penyelesaian utama masalah maskapai yang mengoperasikan Virgin Australia, Virgin Australia International Airlines, Virgin Australia Regional Airlines serta Tigerair Australia haruslah para pemegang sahamnya.
 
Saham Virgin Australia hampir seluruhnya dimiliki oleh maskapai asing antara lain Singapore Airlines Ltd., Etihad Airways, HNA Group Co dan Nanshan Group Co. yang masing-masing memiliki sekitar 20%. 
 
Para maskapai pemegang saham sendiri telah menghentikan hampir semua layanan selama Pandemi Covid-19. Virgin Australia telah menjajaki opsi untuk mengamankan modal selama berminggu-minggu dan telah meminta pemerintah untuk pinjaman AUS$1,4 miliar atau setara US$883 juta untuk mengatasi krisis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virgin australia restrukturisasi utang

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top