Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Siapkan ATM untuk Beras

Kementerian Pertanian berencana melakukan pengadaan bilik berupa ATM yang berisi beras untuk dapat diakses masyarakat duafa baik yang memiliki KTP atau tidak.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 14 April 2020  |  10:05 WIB
Buruh mengangkut karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Rabu (12/02/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Buruh mengangkut karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Rabu (12/02/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pertanian merencanakan pengadaan bilik serupa anjungan tunai mandiri (ATM) yang berisi beras untuk diakses masyarakat terutama untuk kaum duafa.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan berdasarkan perhitungan yang dilakukan kementeriannya, kebijakan itu membutuhkan dana hingga ratusan miliar. Untuk itu dia  berencana menunda berbagai program kerja, agar anggaranya dapat digunakan untuk pengadaan ATM beras.

"Kemarin saya minta dihitungkan staff saya [untuk pengadaan ATM beras]. Hasilnya, kita harus menyediakan sekian ratusan miliar. Saya bilang tidak masalah kita akan tunda dulu yang lain. Nanti ATM beras ini kalau diakses masyarakat bisa keluar 1,5 kilogram," katanya dalam acara kerjasama penyediaan dan pendistribusian Pangan Protein Hewani, Selasa (14/4/2020).

Syahrul mengemukakan selain berupaya menyediakan ATM beras, dia juga akan meminta tiap kepala daerah di 34 wilayah untuk melaporkan ketersediaan pangan, terutama  11 produk pangan dasar dan hasil ternak. Hal itu dibutuhkan sebagai strategi untuk menghadapi pandemi covid-19 dan persiapan Ramadan-Lebaran 2020.

Menurut Syahrul kerjasama penyediaan dan pendistribusian pangan ini akan terus digencarkan di setiap daerah guna menjamin masyarakat mendapatkan kemudahan bahan pangan. Dalam hal ini selain mitra penyedia pangan, Kementan juga menggandeng layanan ojek daring Grab.

"Kalau sampai saat ini dari laporan yang saya dapat, secara umum pasokan pangan kita aman di setiap daerah. Pada intinya kita harus terus bekerjasama untuk melawan virus ini," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agribisnis kementan pasokan beras
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top