Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banjir Peminat, Berikut Ini Manfaat bagi Penerima Kartu Prakerja

Sampai akhir 2020, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran Kartu Prakerja, dengan total anggaran sebesar Rp20 triliun.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 13 April 2020  |  21:21 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers mengenai penanganan dampak Covid-19 di Jakarta, Jumat (13/3/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers mengenai penanganan dampak Covid-19 di Jakarta, Jumat (13/3/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak dirilis pada tanggal 20 Maret 2020 lalu, website resmi www.prakerja.go.id telah dikunjungi 2,4 juta unique visitors.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan setiap minggunya hingga minggu ke-4 November 2020, program ini akan membuka kuota untuk sekitar 164.000 peserta.

“Sampai akhir 2020, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran. Dengan total anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk tahun ini adalah sebesar Rp20 triliun, jumlah peserta yang ikut akan bisa mencapai 5,6 juta orang,” kata Airlangga Hartarto, dikutip dalam keterangan tertulis Senin (13/4/2020).

Dengan jumlah anggaran dan antusiasme masyarakat yang besar, Bisnis.com mencoba merangkum kembali apa saja manfaat yang akan diterima oleh peserta Kartu Prakerja.

Dari aturan pemerintah, program Kartu Prakerja yang menyasar sekitar 5,6 juta peserta pada tahun ini menyediakan besaran bantuan pelatihan dan insentif yang diterima oleh masing-masing peserta sebesar Rp3.550.000.

Dari total insentif tersebut, berikut rinciannya: 

1. Bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta per peserta.

2. Onsentif paska pelatihan sebesar Rp600.000 per bulan yang akan diberikan selama 4 bulan sehingga totalnya Rp2.400.000 per peserta.

3. Insentif survei kebekerjaan sebesar Rp50.000 per survei. Ada 3 kali survei sehingga totalnya Rp150.000 per peserta.

Di luar intensif tersebut, peserta dapat mengakses lebih dari 900 pelatihan daring (online) dari beragam jenis dan tingkatan, mulai dari pemula sampai tingkat mahir akan tersedia di delapan platform digital. Setengahnya adalah jenis pelatihan yang praktis, ringan dan dapat menghasilkan pendapatan baru.

Contohnya, Pengenalan Teknologi Informasi untuk Pemula, Akuntansi untuk Pemula, Pelatihan Da’i Muda, Menjadi MC Andal, Manajemen Warung Kopi, Bahasa Inggris Praktis untuk Pelaku Pariwisata, Dasar Keterampilan Housekeeping, dan Belajar Menjadi Telemarketer.

Pendaftaran pada gelombang pertama akan dibuka sampai dengan Kamis 16 April 2020, pukul 16.00 WIB. Jika belum berhasil diterima sebagai peserta pada gelombang pertama, pendaftar dapat bergabung di gelombang selanjutnya.

Program ini terbuka bagi para pekerja, pelaku usaha kecil, dan pencari kerja dengan syarat WNI, berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang sekolah atau kuliah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenko perekonomian kartu prakerja
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top