Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Truk ODOL Kembali Muncul, Kemenhub Minta Polri Bertindak

Adapun, seluruh truk obesitas dilarang melintas di jalur tol Tanjung Priok, Jakarta hingga Purbaleunyi yang menuju Kota Bandung, Jawa Barat.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 09 April 2020  |  16:49 WIB
Ilustrasi Truk. Bisnis - Abdullah Azzam
Ilustrasi Truk. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Ramai truk obesitas melintas di tengah pandemi virus corona, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta Polri agar truk tak layak jalan tersebut dikeluarkan ketika melintas jalan tol.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengonfirmasi hal ini. Pihaknya menyebut tidak ada toleransi bagi truk over dimension over load (ODOL) atau kelebihan dimensi dan muatan jika melintas jalan Indonesia.

"Kami tengah bersurat kepada Polri untuk mengeluarkan [truk obesitas] itu dari jalan tol [ketika ketahuan melintas]," jelasnya kepada Bisnis.com, Kamis (9/4/2020).

Dia menuturkan aktivitas truk ODOL sudah dibatasi sejak tahun ini. Adapun, seluruh truk obesitas dilarang melintas di jalur tol Tanjung Priok, Jakarta hingga Purbaleunyi yang menuju Kota Bandung, Jawa Barat.

Pemerintah, lanjutnya, memberlakukan pengecualian bagi tujuh industri yang masih diperbolehkan menggunakan truk ODOL hingga akhir 2022. Namun, industri-industri ini mesti menyesuaikan penggunaan angkutan logistiknya secara bertahap dan meninggalkan angkutan yang sudah merugikan negara Rp43 triliun per tahun dalam anggaran perbaikan jalan.

Di sisi lain, Budi mengakui aktivitas pengawasan dari sisi Kemenhub memang sedikit melonggar. Pasalnya, jembatan timbang yang digunakan sebagai media pengukuran angkutan barang tidak seluruhnya beroperasi.

Ketika beroperasi pun, personel yang menjaganya dikurangi. Hal ini memang sebagai bagian dari upaya mengurangi aktivitas sosial dalam rangka memberantas virus corona.

"Jembatan timbang ini banyak yang lagi ditutup sementara atau jam kerja operasionalnya dikurangi," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Truk ODOL
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top