Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang PSBB Jakarta, Seperti Apa Stok Beras di Food Station?

Stok beras di PT Food Station Tjipinang Jaya diklaim berada pada posisi aman.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 09 April 2020  |  13:16 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Jelang pelaksanaan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, stok beras di PT Food Station Tjipinang Jaya, diklaim berada pada posisi aman.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi mengatakan, dia terus memastikan kebutuhan pangan dasar seperti beras terjaga pada level aman. Menurutnya, per Kamis (9/4/2020) stok beras di Food Station berada pada level 7.300 ton dan akan dilakukan penambahan stok sebanyak 6.000 ton.

“Stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang juga berada di atas 25.000 ton. Kita pastikan kebutuhan pangan dasar seperti beras terjaga,” katanya kepada Bisnis, Kamis (9/4/2020).

Dia mengatakan dalam proses penyaluran beras nanti saat PSBB, Food Station memiliki berbagai macam skema. Salah satunya menggunakan outlet pangan di jaringan pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya. Selain itu penyaluran akan dilakukan melalui ritel modern maupun penjualan secara daring.

“Kami akan lebih dorong penyaluran atau penjualan beras secara online,” ujarnya.

Adapun, untuk komoditas lain yang dikelola oleh Food Station, yakni bawang putih, dia juga mengklaim stoknya aman. Dia mengatakan, bawang putih impor akan masuk ke gudang Food Station sebanyak 40 kontainer dalam tiga pekan ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Beras Stok Beras Food Station Tjipinang
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top