Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dampak Covid-19, Ekonomi dan Manufaktur Alami Perlambatan Terburuk

Ekonom PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Myrdal Gunarto sepakat kejadian perlambatan aktivitas ekonomi maupun manufaktur ini merupakan kejadian luar biasa pertama sejak Indonesia merdeka.
Polisi mengenakan alat pelindung diri (APD) sebelum menyemprotkan cairan disinfektan di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (31/3/2020).  ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Polisi mengenakan alat pelindung diri (APD) sebelum menyemprotkan cairan disinfektan di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (31/3/2020). ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

Bisnis.com, JAKARTA — Ekonom PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Myrdal Gunarto menilai perlambatan aktivitas ekonomi maupun manufaktur saat ini merupakan kejadian luar biasa pertama sejak Indonesia merdeka.

Alhasil, belum ada proxy yang tepat untuk melihat arah tren bagi laju perekonomian dari kondisi ini.

"Angka PMI Manufaktur yang menunjukkan kontraksi aktivitas itu wajar. Malah angkanya bisa lebih rendah lagi pada April dan Mei," katanya kepada Bisnis, Rabu (1/4/2020).

Menurut Myrdal, hal itu karena pada April kemungkinan aktivitas manufaktur banyak yang terhenti akibat langkah pengamanan untuk menghindari penyebaran virus.

Sementara, pada Mei ada momentum Puasa dan Lebaran yang akan semakin melonggarkan aktivitas manufaktur.

"Perkembangan industri manufaktur pada Juni hingga seterusnya bergantung pada perkembangan penemuan vaksin dari covid-19 ini. Jika ditemukan vaksinnya ada harapan untuk recovery di sisi aktivitas manufaktur," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper