Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Dunia Perkirakan Ekonomi Indonesia Tumbuh 2,1 Persen Tahun Ini

Dalam World Bank East Asia and Pacific Economic Update: April 2020 yang baru saja dipublikasikan kemarin, Senin (30/3/2020), tekanan terbesar bakal terjadi dari sisi ekspor dan impor Indonesia.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  13:37 WIB
Presiden Bank Dunia David Malpass - Reuters/Jim Young
Presiden Bank Dunia David Malpass - Reuters/Jim Young

Bisnis.com, JAKARTA - World Bank atau Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 hanya akan mencapai 2,1% (yoy).

Proyeksi ini jauh di bawah proyeksi Bank Indonesia yang mencapai 4,2-4,6% (yoy).

Dalam World Bank East Asia and Pacific Economic Update: April 2020 yang baru saja dipublikasikan kemarin, Senin (30/3/2020), tekanan terbesar bakal terjadi dari sisi ekspor dan impor Indonesia.

Bank Dunia memproyeksikan laju ekspor dan impor pada 2020 masing-masing akan terkontraksi sebesar -2% (year on year/ yoy) dan -7 (yoy), melanjutkan kontraksi pada 2019 lalu yang masing-masing mencapai -0,87% (yoy) dan -7,69% (yoy).

Investasi juga diproyeksikan stagnan, tumbuh 0% (yoy). Adapun, BI masih memproyeksikan investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) masih mampu tumbuh 3,1-3,5% (yoy) tahun ini.

Konsumsi swasta diproyeksikan bakal tumbuh rendah di angka 1,5% (yoy), jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan konsumsi swasta tahun lalu yang mencapai 5,2% (yoy). Proyeksi Bank Dunia jauh lebih rendah dibandingkan proyeksi BI atas konsumsi swasta yang mencapai 4,6-5% (yoy) tahun ini.

Konsumsi swasta diproyeksikan turun karena adanya pembatasan pergerakan masyarakat oleh pemerintah untuk memperlambat laju penularan Covid-19.

Satu-satunya komponen PDB yang akan tumbuh lebih tinggi pada tahun ini menurut Bank Dunia hanyalah konsumsi pemerintah. Bank Dunia memproyeksikan konsumsi pemerintah bakal tumbuh 5% (yoy) pada 2020, lebih tinggi dibandingkan proyeksi BI atas konsumsi pemerintah yang mencapai 2,1-2,5% (yoy) dan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun lalu yang mencapai 3,3% (yoy).

Konsumsi pemerintah diproyeksikan bertumbuh karena stimulus fiskal dari pemerintah untuk penanganan Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank dunia pertumbuhan ekonomi indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top