Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pupuk Indonesia Jaga Kinerja Produksi Pupuk Subsidi

Sebagai induk usaha BUMN pupuk, pengawasan kinerja yang masuk dalam jangkauan, yakni PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Iskandar Muda Aceh dan PT Petrokimia Gresik.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  09:32 WIB
Sejumlah pekerja memindahkan pupuk urea ke salah satu gudang persediaan pupuk Desa Blang Sapek, Kecamatan Suka Makmur, Nagan Raya, Aceh, Selasa (23/4/2019). PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan pupuk bersubsidi sebanyak 8,87 juta ton untuk disalurkan dalam tahun 2019, angka tersebut berkurang 676 ribu ton jika dibanding tahun 2018 yang mencapai 9,55 juta ton. - ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Sejumlah pekerja memindahkan pupuk urea ke salah satu gudang persediaan pupuk Desa Blang Sapek, Kecamatan Suka Makmur, Nagan Raya, Aceh, Selasa (23/4/2019). PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan pupuk bersubsidi sebanyak 8,87 juta ton untuk disalurkan dalam tahun 2019, angka tersebut berkurang 676 ribu ton jika dibanding tahun 2018 yang mencapai 9,55 juta ton. - ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Bisnis.com, JAKARTA – Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) menjaga kinerja meliputi produksi, memastikan ketersediaan stok hingga menjaga kelancaran distribusi pupuk bersubsidi di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat mengatakan bahwa produksi di pabrik-pabrik milik Pupuk Indonesia Grup masih dapat terjaga.

"Sepanjang Januari hingga akhir Februari 2020, total produksi Pupuk Indonesia Grup telah mencapai 2 juta ton, atau setara 108 persen dari target periode yang sama sebesar 1,89 juta ton," katanya, Selasa (24/3/2020).

Sebagai induk usaha BUMN pupuk, pengawasan kinerja yang masuk dalam jangkauan, yakni PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Iskandar Muda Aceh dan PT Petrokimia Gresik. Tahun ini, Pupuk Indonesia menargetkan produksi pupuk sebesar 12,65 juta ton.

Aas menjelaskan guna menjaga performa tersebut, PIHC telah menjalankan sejumlah langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan operasional kerja dan pabrik masing-masing perusahaan.

Langkah pencegahan tersebut, antara lain pemeriksaan suhu tubuh karyawan dan tamu yang memasuki area pabrik dan kantor, pembatasan kedatangan tamu, mengatur pola kerja yang lebih fleksibel, menyediakan alat pembersih tangan serta rutin menjaga kebersihan lingkungan kantor dengan cara penyemprotan disinfektan.

"Langkah preventif tersebut sebagai upaya nyata BUMN melindungi seluruh karyawan dan menjamin kelangsungan operasional perusahaan demi menjaga penugasan dari Pemerintah dapat berjalan lancar dan normal," kata Aas.

Selain itu, upaya preventif juga diterapkan di dermaga pelabuhan yang terdapat di area pabrik dengan meningkatkan pengawasan kepada kapal yang berlabuh. Pengawasan berupa kelengkapan dokumen bebas karantina, hingga pembatasan dan pemeriksaan kesehatan anak Buah kapal (ABK) yang akan turun ke dermaga.

Khusus bagi tenaga pemasar, instruksi untuk meminimalisasi kegiatan pertemuan langsung dengan distributor dan konsumen sudah digulirkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk subsidi Pupuk Indonesia Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top