Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AirAsia Indonesia Rutin Disinfeksi Pesawat Cegah Corona

Disinfeksi juga diterapkan juga pada setiap pesawat di hub AirAsia lainnya, yaitu Bali, Surabaya, Medan dan Lombok.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 21 Maret 2020  |  13:48 WIB
AirAsia Indonesia secara rutin melakukan disinfeksi pesawat untuk mencegah penyebaran virus Corona. - Dok. Istimewa
AirAsia Indonesia secara rutin melakukan disinfeksi pesawat untuk mencegah penyebaran virus Corona. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - AirAsia Indonesia secara rutin melakukan disinfeksi ke seluruh pesawat yang beroperasi guna mengantisipasi, menangani serta mencegah penyebaran berbagai wabah penyakit, termasuk virus Corona (Covid-19).

Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga mengatakan program disinfeksi setiap pesawat ini merupakan upaya ekstra di luar dari langkah-langkah pendukung aspek keselamatan dan kesehatan yang selalu diterapkan sebelumnya.

"Bersih-bersih pesawat secara menyeluruh memang kami lakukan secara rutin dan telah berlangsung sejak 2010. Inisiatif ini terus digalakkan sebagai langkah pencegahan dan penanganan penyebaran penyakit ke seluruh penumpang dan staf kami," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (21/3/2020).

Salah satu aksi penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan di armada Airbus A320 pada 19 Maret 2020 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Selain itu, juga diterapkan juga pada setiap pesawat di hub AirAsia lainnya, yaitu Bali, Surabaya, Medan dan Lombok.

Dia menuturkan disinfeksi diterapkan kepada seluruh area pesawat, mulai dari kabin, kursi penumpang, kokpit, lavatory, galley, kompartemen bagasi kabin, kompartemen kargo hingga pintu-pintu pesawat.

Selama tiga jam, proses disinfeksi pesawat dilaksanakan oleh tim yang dikoordinasi oleh Departemen Teknik dan Pemeliharaan, dengan menggunakan produk pembersih dan cairan desinfektan yang telah disetujui regulator, otoritas kesehatan dan pabrikan pesawat Airbus.

Prosedur disinfeksi dijalankan oleh lembaga yang telah disertifikasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASSPHAMI).

Selain itu juga serta atas izin lembaga internasional, yakni Australian Quarantine and Inspection Service (AQIS) di bawah Department of Agriculture, Water and the Environment of Australia.

Di samping itu, seluruh pesawat AirAsia juga telah dilengkapi sistem penyaring sirkulasi udara atau filter High Efficiency Particulate Air (HEPA) yang berfungsi untuk menyaring debu dan berbagai bahan pencemar udara, termasuk virus dan bakteri. Filter tersebut diganti secara berkala guna memastikan kualitas udara yang maksimal.

"Untuk menjamin keselamatan, semua petugas pemeliharaan pesawat telah dibekali pengetahuan mengenai keselamatan dan perlindungan diri sesuai prosedur," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airasia Virus Corona
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top