Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Corona, Ini Kebijakan Transportasi Umum di Negara Lain

Setiap negara memiliki kebijakan berbeda dalam hal pemenuhan layanan transportasi umum yang terkait Covid-19.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  18:15 WIB
Suasana didalam bus transjakarta sepi penumpang di Cibubur, Jakarta, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Suasana didalam bus transjakarta sepi penumpang di Cibubur, Jakarta, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyampaikan pendekatan yang dilakukan beberapa negara terhadap sektor transportasi untuk menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno mengatakan setiap negara memiliki kebijakan berbeda dalam hal pemenuhan layanan transportasi umum yang terkait Covid-19.

"Ada yang mengurangi layanan jam operasi, menutup operasional, tidak mengalami perubahan jam operasi dan membatasi lansia menggunakan transportasi umum," jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (19/3/2020).

Nah, bagaimana kebijakan transportasi di berbagai negara yang menghadapi Covid-19 ini, berikut ulasannya:

Washington (USA)

Metrorail, Hari Senin-Jumat kereta beroperasi setiap 12 menit di setiap jalur sepanjang hari. Sistem kereta mempertahankan jam normal, buka mulai pukul 5 pagi. Hari Sabtu, kereta akan beroperasi setiap 12 menit di setiap jalur, dengan layanan dari jam 7 pagi hingga jam 1 pagi (layanan Sabtu normal). Hari Minggu kereta akan beroperasi setiap 15 menit di setiap jalur dengan layanan dari pukul 8 pagi hingga 11.00 malam (layanan Minggu normal).

Metrobus, layanan bus pada hari kerja disamakan dengan operasi pada jadwal tambahan hari sabtu. Jadwal bus akhir pekan tidak berubah.

Selain itu, dilakukan disinfektan kereta dan bus, termasuk penggunaan kabut elektrostastik setiap minggu di seluruh armada metro yang terdiri dari 1.200 kereta dan 1.500 bus. Proses elektrostastik mencakup permukaan yang tidak dapat diakses dari dalam kendaraan seperti saluran udara dan kompartemen.

Layanan MetroAccess akan terus beroperasi pada jam yang sama dengan layanan kereta dan bus. Pihak Metro terus menekankan bahwa pelanggan tidak boleh menggunakan MetroAccess untuk melakukan perjalanan jika menunjukkan tanda-tanda sakit demi keselamatan penumpang dan karyawan.

Pengoperasian sistem rel akan bergantian antara dua pusat kontrol, yang memungkinkan penghentian waktu untuk desinfeksi seluruh alat (papan ketik, headset, mikrofon, layar, dan peralatan penting lainnya di pusat kendali).

Jerman

Transportasi publik di Jerman tidak mengalami perubahan jadwal terkait adanya pandemi covid-19. Hanya sekolah-sekolah ditutup. Perusahaan taksi di Jerman memberikan diskon tinggi ke penumpang yang memiliki kartu pass bulanan dan tahunan publik transit, karena jumlah penumpang taksi sudah menurun hingga 40 persen akibat covid-19.

Pemerintah menerapkan aturan kereta jarak jauh harus didesinfektan tiap dua jam sekali. Penumpang bus tidak boleh naik dari pintu depan agar pengemudi terlindungi dari kemungkinan terkena dampak dari penumpang. Penumpang juga tidak boleh duduk di belakang pengemudi.

Pulau Luzon (Filipina)

Seluruh transportasi publik (Metro Manila) menuju dan keluar Pulau Luzon (termasuk ibukota Manila) dalam masa lockdown dihentikan sementara. Transportasi pribadi di dalam kota Manila dihentikan, namun tidak untuk transportasi publik Kota Manila. Pemerintah setempat menerapkan aturan one seat apart, sehingga jarak antar penumpang tidak boleh berdekatan.

Aturan terbaru untuk transportasi publik di Manila saat ini (17 Maret 2020) terkait lockdown, seluruh transportasi publik yang ada di Kota Manila dihentikan. Namun perusahaan transportasi publik swasta masih menjalankan pelayanannya, karena masih banyak demand penumpang yang membutuhkan sarana transportasi umum.

Madrid (Spanyol)

Transportasi publik di Madrid, Spanyol tidak mengalami perubahan jadwal terkait adanya pandemi covid-19. Transportasi umum terus beroperasi untuk menyediakan para pekerja penting dengan sarana transportasi umum untuk sampai ke tempat kerja mereka.

Namun terkait lockdown di Kota Madrid, layanan dipotong setengah karena sebagian besar masyarakat diwajibkan mengisolasi diri di rumah masing-masing (bekerja di rumah), hanya sebagian kecil masyarakat yang masih harus bekerja ke kantornya (untuk jenis pekerjaan yang tidak bisa dilakukan di rumah).

Mumbai (India)

Transportasi umum Mumbai, terutama kereta memiliki jumlah penumpang 8,5 juta penumpang. Pemerintah India saat ini mengambil keputusan untuk menghentikan sementara pelayanan kereta api Mumbai selama beberapa hari, sebagai langkah social distancing dalam rangka mencegah persebaran Covid-19.

Setelah itu, pemerintah juga memiliki opsi terkait operasional Metro Rail, Monorail, dan transportasi publik lainnya: mendesinfektan kereta, membatasi jumlah kepadatan penumpang kereta dengan membatasi jarak duduk penumpang, ataupun menghentikan sementara pelayanan kereta api lokal.

Wuhan (China)

Pemerintah Wuhan menerapkan kebijakan transportasi umum secara bertahap. Tahap awal adalah penghentian layanan penerbangan dari Wuhan ke provinsi lain di China maupun ke luar negeri.

Kemudian Wuhan menghentikan layanan kereta dari Wuhan ke kota lainnya, disusul oleh layanan bus, kereta bawah tanah, dan kapal feri. Masyarakat sama sekali tidak boleh keluar rumah tanpa ijin otoritas setempat.

Italia

Pemerintah Italia menutup seluruh penerbangan keluar negeri, menghentikan pelayanan kereta api jarak jauh. Namun untuk transportasi umum dalam kota tetap berjalan seperti biasa dengan batasan-batasan karena seluruh warga kota diminta untuk tidak keluar rumah sama sekali kecuali untuk membeli grocery dan obat dengan ijin otoritas setempat.

Lantas, bagaimana dengan layanan transportasi umum di Jakarta? Kebijakan yang diambil pemerintah bukan lockdown, tetapi social distancing, yaitu menjaga jarak interaksi. Jadi, layanan transportasi umum harus tetap normal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Virus Corona
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top