Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wamen Pertanian Belanda Nilai Produksi Benih Ewindo

Ewindo dalam tiga tahun terakhir fokus dalam mengembangkan pendidikan vokasi berbasis pertanian dengan memberikan pelatihan budidaya hortikultura berkerja sama dengan beberapa SMK baik negeri maupun swasta.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 14 Maret 2020  |  17:08 WIB
Wakil Menteri Pertanian, Alam dan Kualitas Pangan Belanda Jan-Kees Goet (kiri) didampingi Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto (kanan), Managing Director PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Glenn Pardede (kedua kiri) dan Manager Public Affairs East-West Seed Group Maaike Groot (kedua kanan) melakukan panen bersama saat kunjungan ke pabrik dan kantor pusat Ewindo di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (12/3/2020). - Antara
Wakil Menteri Pertanian, Alam dan Kualitas Pangan Belanda Jan-Kees Goet (kiri) didampingi Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto (kanan), Managing Director PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Glenn Pardede (kedua kiri) dan Manager Public Affairs East-West Seed Group Maaike Groot (kedua kanan) melakukan panen bersama saat kunjungan ke pabrik dan kantor pusat Ewindo di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (12/3/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian, Alam, dan Kualitas Pangan Belanda, Jaan Kees Goet menilai produksi benih sayuran PT East West Seed Indonesia (Ewindo) memiliki kualitas tinggi untuk mendukung pendapatan petani dan ketahanan pangan Indonesia.

"Pemerintah Belanda melalui Ewindo siap untuk memberikan dukungan bagi pengembangan pertanian sayuran di Indonesia," kata Jaan Kees Goet saat berkunjung ke site Ewindo di Purwakarta Jawa Barat, Kamis (12/3/2020).

Turut hadir dalam kegiatan itu Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto, Managing Director PT Ewindo Glenn Pardede, Deputy Managing Director PT Ewindo  Afrizal Gindow beserta jajaran manajemen lainnya.

Jaan mengatakan kualitas  benih merupakan bagian paling penting dalam pengembangan pertanian hal serupa juga dijalankan pemerintah Belanda yang memiliki sektor hortikultura terkuat saat ini.

"Kami siap untuk membangun jaringan kerja sama untuk pengembangan hortikultura dengan pemerintah Indonesia sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan," tegas Jaan.

Kunjungan Wakil Menteri Pertanian, Alam, dan Kualitas Pangan Belanda ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan selama kunjungan Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda ke Indonesia pada 10-13 Maret 2020 beserta 130 delegasi untuk mempererat hubungan kerja sama antara kedua negera di bidang ekonomi termasuk pertanian.

Jaan menyampaikan apresiasinya kepada Ewindo yang telah memberikan kontribusi memajukan sektor horitukultura di Indonesia melalui penyediaan benih berkualitas.

"Keberhasilan produksi hortikultura sangat ditentukan oleh penggunaan benih varietas unggul. Oleh karena itu ketersediaan benih unggul secara berkelanjutan sangat penting perannnya dalam memajukan sektor pertanian suatu negera," ujar Jaan.

Dalam hal ini, sambungnya, Belanda berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan benih bermutu di seluruh dunia. Belanda memasok sekitar 40% untuk kebutuhan benih bermutu di dunia.

Terkait kunjungan itu, Glenn mengatakan, Ewindo sangat bangga untuk kedua kalinya menerima kunjungan dari pejabat tinggi pemerintahan Belanda.

"Ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan atas upaya yang dilakukan oleh sektor swasta untuk turut memajukan industri hortikultura nasional khususnya di bidang perbenihan," ujar Glenn.

Glenn mengatakan pada 2013 Menteri Pertanian belanda saat itu Sharon Djiksma pernah juga hadir berkunjung ke Ewindo sebagai bentuk perhatian dalam upaya mengembangkan hortikultura di Indonesia.

Ewindo dalam tiga tahun terakhir fokus dalam mengembangkan pendidikan vokasi berbasis pertanian dengan memberikan pelatihan budidaya hortikultura berkerja sama dengan beberapa SMK baik negeri maupun swasta dengan melibatkan ratusan siswa tersebar di Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang.

Glenn juga melaporkan Ewindo telah memproduksi 150 varietas unggul sayuran tropis lokal seperti tomat, cabai, timun, kacang panjang, terong, kangkung, caisim, melon, dan semangka.

"Untuk menghasilkan beragam benih unggul sayuran, Ewindo telah berkerja sama dengan petani produksi yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Lampung. Kami juga sudah membina lebih dari 7 juta petani komersial di seluruh Indonesia," kata Glenn.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hortikultura pupuk belanda
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top