Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dievaluasi Jokowi, Kemenhub Benahi Tol Laut

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pembenahan program tol laut melalui 6 aspek kegiatan. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aktivitas transportasi dan pengiriman barang saja.
Penumpang antre untuk menaiki KM Sangiang di Pelabuhan Gorontalo, Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin (27/5/2019)./ANTARA-Adiwinata Solihin
Penumpang antre untuk menaiki KM Sangiang di Pelabuhan Gorontalo, Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin (27/5/2019)./ANTARA-Adiwinata Solihin

Bisnis.com, JAKARTA - Pascaevaluasi oleh Presiden Joko Widodo, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai pemegang proyek tol laut, terus melakukan pembenahan.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kemenhub, Wisnu Handoko, mengatakan terdapat 6 langkah yang dilakukan pihaknya guna meningkatkan kinerja tol laut.

"Langkah yang akan dilakukan Kemenhub, pertama aspek kapal dengan terus memperbaiki manajemen pengoperasian untuk menjaga ketepatan waktu sesuai target pelayaran," jelasnya Minggu (8/3/2020).

Kedua, aspek pengawasan dengan meningkatkan perhatian terhadap potensi monopoli oleh pelaku usaha yang memanfaatkan tol laut dan menerapkan sanksi tegas.

Ketiga, aspek teknologi informasi dengan terus memperbaiki Logistics Communication System (LCS) sebagai platform utama untuk mengontrol instruksi pelayaran dan komoditas barang pokok dan penting yang diangkut.

Keempat, terus berkolaborasi dengan sistem perdagangan antarpulau sampai mendapatkan manifes perdagangan menjadi manifes pengangkutan. Selain itu, Kemenhub berupaya mendorong pemerintah daerah memanfaatkan ruang muat tol laut untuk pengembangan dan pembangunan daerah serta pemasaran produksi industri lokal.

"Kelima, aspek biaya logistik, diperbaiki dengan mempercepat pemberlakuan standardisasi biaya-biaya di ekosistem pelayaran, pelabuhan, pergudangan dan moda transportasi lainnya," jelasnya.

Terakhir, aspek pelabuhan dengan memprioritaskan pengembangan sarana dan prasarana pelabuhan penyangga Program Tol Laut yang menunjukkan peningkatan troughout siginifikan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper