Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Badan Geologi: Letusan Merapi Masih Akan Terjadi

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan aktivitas seperti biasa di luar radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 03 Maret 2020  |  14:13 WIB
Aktivitas Gunung Merapi terlihat dari kawasan Deles Indah, Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Senin (11/3/2019) - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Aktivitas Gunung Merapi terlihat dari kawasan Deles Indah, Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Senin (11/3/2019) - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Geologi menyebut letusan Gunung Merapi diperkirakan akan terus terjadi mengingat fase instrusi magma yang sedang menuju permukaan.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudy Suhendar mengatakan rangkaian letusan sejak November 2019 hingga saat ini serta aktivitas kegempaan (VTA) mengindikasikan bahwa saat ini Gunung Merapi pada fase intrusi magma menuju permukaan.

"Kejadian letusan semacam ini masih dapat terus terjadi. Ancaman bahaya letusan masih kurang di radius 3 km," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (3/3/2020).

Pihaknya tak dapat memperkirakan kapan magma atau yang dikenal wedhus gembel ini keluar dari Permukaan Gunung Merapi.

"Tepatnya tdk bisa diprediksi yang jelas aktivitas sekarang masih mengumpulkan energi kembali yang tadi pagi dikeluarkan baik berupa gas dan energi magmatiknya," tutur Rudi.

Kondisi saat ini, setelah letusan tadi pagi, menunjukkan seismisitas sangat rendah. Hal ini menunjukan bahwa erupsi yang terjadi adalah erupsi tinggal.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan aktivitas seperti biasa di luar radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

geologi gunung merapi
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top