Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyalahgunaan BBM Meningkat pada 2019

Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  17:13 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi mencatat peningkatan kasus penyalahgunaan penggunan bahan bakar minyak bersubsidi sepanjang 2019.

Berdasarkan data BPH Migas yang dilaporkan pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR terdapat 404 temuan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di seluruh Indonesia.

Temuan tersebut tercatat meningkat tajam jika dibandingkan dengan temuan kasus penyalahgunaan penggunaan BBM bersubsidi pada 2018 sebanyak 260 kasus.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menjelaskan bahwa kasus tersebut merupakan penyalahgunaan penggunaan BBM bersubsidi di penyalur. Namun pihaknya tidak menjelaskan secara rinci jenis kasus yang ditemukan tersebut.

“Jadi 404 kasus sedang diproses kasus penyidikan dengan polisi, BPH diminta sebagai saksi ahli, jadi nanti ketahuan, ini dipantau juga dengan BPH Migas,” ujarnya pada Rabu (12/2/2020).

Dia mengatakan bahwa kasus-kasus penyelewengan BBM bersubsidi tersebut menjadi salah satu kontributor membengkaknya kuota BBM bersubsidi, khususnya untuk solar bersubsidi.

Adapun, pada 2019 realisasi penyaluran solar bersubsidi tercatat sebanyak 16,2 juta kilo liter (KL), jumlah tersebut melebihi dari kuota solar bersubsidi yang dianggarkan dalam APBN sebanyak 14,5 juta KL.

Sementara itu, realisasi kuota BBM khusus penugasan jenis premium tercatat sebanyak 11,5 juta kl, melebihi kuota yang ditetapkan APBN sebanyak 11 juta kl. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bbm subsidi BBM
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top