Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Roboh, Pagar Apartemen Pollux Sudah Dipastikan Aman

Setelah dilanda hujan deras dan angin kencang di Kota Batam beberapa hari lalu, pagar kolam resapan di depan area ruko Blok F kawasan megasuperblok Pollux Meisterstadt Batam atau Pollux Habibie Batam roboh dan mengalirkan sejumlah material bangunan tembok ke arah Perumahan Citra Batam.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 04 Februari 2020  |  10:24 WIB
apartemen meistersatads batam - istimewa
apartemen meistersatads batam - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah dilanda hujan deras dan angin kencang di Kota Batam beberapa hari lalu, pagar kolam resapan di depan area ruko Blok F kawasan megasuperblok Pollux Meisterstadt Batam atau Pollux Habibie Batam roboh dan mengalirkan sejumlah material bangunan tembok ke arah Perumahan Citra Batam.

General Manager Pollux Meisterstadt Batam, Richie Laseduw mengatakan bahwa musibah tersebut bersifat force majeur dan terjadi akibat drainase yang belum terkoneksi di dalam proyek dengan drainase kota sehingga menyebabkan area resapan menjadi meluap dan meruntuhkan dinding.

“Memang benar, karena meluap, air cukup banyak tertampung pada area kolam resapan depan Ruko Blok F dan mengalir ke tembok pagar kolam resapan sehingga mengakibatkan pagar tersebut roboh. Faktor yang menyebabkan hal ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan drainase yang belum terhubung,” ucapnya melalui siaran pers, Selasa (4/2/2020).

Pascakejadian tersebut, imbuhnya, selaku pengembang pihaknya mengaku akan bertanggung jawab dan langsung melakukan beberapa langkah terkait, diantaranya langsung meminta pihak kontraktor untuk segera melakukan pembersihan di area-area yang terkena dampak dari robohnya pagar.

Selain itu, Pollux juga akan mendata rumah-rumah dan barang milik warga di Perumahan Citra Batam yang terkena kerusakan untuk selanjutnya dilakukan penggantian kerugian.

Menurut Richie, tak kurang sebanyak 75 tenaga harian, staff, dan petugas keamanan Pollux Meisterstadt bersama dengan sejumlah warga, Pemerintah Kota, serta kepolisian turut melakukan pembersihan.

Adapun, sebanyak tiga unit alat berat untuk menggali dan tujuh unit dumptruck juga diturunkan ke lokasi kejadian untuk mempermudah pembersihan puing-puing beton.

“Sehari setelah kejadian pada Kamis pekan lalu, jalanan yang tertutup puing dan lumpur sudah bersih dan kembali dapat dilalui kendaraan. Meski begitu, pembersihan masih tetap dilakukan. Bahkan tenaga harian kembali kita tambahkan sekitar 50 orang sehingga kurang dari 24 jam puing pagar kolam resapan yang roboh telah berhasil dibersihkan,” jelasnya.

Proses pembersihan di area perumahan Citra Batam yang terdampak ambruknya pagar apartemen Pollux Meisterstadt Batam yang terjadi pada Rabu (29/1/2020) akibat hujan deras - Bisnis/Istimewa

Selain melakukan pembersihan, sebagai antisipasi penanggulangan sementara, lanjut Richie, dalam lahan proyek juga sudah dibuatkan tambahan kolam retensi dan pompa sebanyak tiga unit. Hal ini dilakukan sambil menunggu pembangunan tembok pagar kolam resapan yang baru.

Nantinya, akan dilakukan perhitungan dan redesain ulang untuk bangunan pagar dan saluran di dalam lahan proyek maupun di luar proyek. Termasuk, juga akan dibuat dua buah sumur resapan yang berada di lokasi perumahan Citra, sesuai desain konsultan Amdal.

“Selanjutnya, proses desain pagar baru berikut perhitungannya akan dimintakan persetujuan ke dinas terkait sebelum dilakukan pelaksanaan. Karena itu, secepat mungkin, pihak Pollux akan membuat kembali bangunan tembok pagar kolam resapan di depan ruko Blok F tersebut,” katanya.

Richie menambahkan, Pollux akan untuk terus menjamin pembangunan proyek Pollux Habibie Batam dengan mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan, baik kepada pekerja proyek maupun masyarakat sekitar.

Manager Managemen Konstruksi Pollux Habibie, Bima juga menambahkan, untuk ke depannya diharapkan musibah serupa tidak akan terulang lagi dengan terkoneksinya drainase di dalam proyek Pollux Habibie Batam dan drainase kota.

“Bisa dipastikan ke depannya keberadaan pagar pemisah cukup aman dikarenakan saluran selokan yang sudah terkoneksi dengan drainase umum,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam apartemen pollux properties
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top