Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penindakan terhadap Truk ODOL di Jalan Tol Dilakukan Bertahap

Penindakan terhadap praktik overdimension overloading (ODOL) merupakan bagian dari upaya penegakan hukum di jalan bebas hambatan.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  11:08 WIB
Truk-truk sarat muatan (ODOL) bebas lalu lalang di jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer tanpa ada perhatian dari petugas. - Bisnis/Tim Jelajah Infrastruktur 2019
Truk-truk sarat muatan (ODOL) bebas lalu lalang di jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer tanpa ada perhatian dari petugas. - Bisnis/Tim Jelajah Infrastruktur 2019

Bisnis.com, JAKARTA — Kalangan operator jalan tol siap melakukan penindakan terhadap praktik melampaui dimensi dan kapasitas muat atau overdimension overloading secara bertahap di seluruh ruas tol di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Krist Ade Sudiyono mengatakan penindakan terhadap praktik overdimension overloading (ODOL) merupakan bagian dari upaya penegakan hukum di jalan bebas hambatan.

Dia menambahkan bahwa ATI telah menandatangani nota kesepakatan dengan Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terkait dengan pelaksanaan pengamanan, pelayanan bersama, penegakan hukum, dan pertukaran informasi di jalan tol.

Krist menuturkan bahwa penindakan praktik ODOL dimulai di ruas Akses Tanjung Priok yang dikelola PT Hutama Karya (Persero). Upaya penindakan praktik ODOL akan dilakukan secara berkelanjutan.

"Nanti secara bertahap bergilir ke ruas yang lain. Secara keseluruhan akan dilakukan di hampir semua ruas jalan tol di Indonesia," ujar Krist awal pelaksanaan penertiban kecepatan berkendara di jalan tol akses Tanjung Priok bersama dengan antara lain Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit, Senin (27/1/2020).

Menurut Krist, penindakan praktik ODOL bukan semata penegakan hukum. Dia menekankan bahwa penindakan praktik ODOL merupakan upaya mewujudkan keamanan dan keselamatan berkendara di jalan bebas hambatan.

Krist berpendapat bahwa penindakan praktik ODOL seharusnya dilakukan terpadu dan tidak hanya di jalan tol, tetapi harus dimulai dari hulu ke hilir.

Krist menjelaskan bahwa praktik ODOL bisa dicegah sejak awal pada saat pengujian kendaraan untuk mendapatkan kelayakan operasi. Kendaraan ODOL juga bisa ditindak saat memuat atau membongkar barang di pusat-pusat kargo.

Selanjutnya, ruang gerak kendaraan ODOL juga terpantau lewat pengawasan di titik-titik menuju jalan nasional. "Jadi, tidak semata-mata hanya terbatas pada upaya penindakan ketika kendaraan tersebut sudah masuk di jaringan jalan," tegasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Truk ODOL
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top