Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Soal Wacana Pembubaran OJK, Menkeu Sebut Aturan Perlu Disempurnakan

Menteri Keuangan Sri Mulyani tak memberikan tanggapan secara tegas terkait usulan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang ingin membubarkan Otoritas Jasa Keuangan.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  14:19 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat memaparkan kinerja APBN KITA Edisi November 2019 di Jakarta, Kamis (19/12 - 2019). Istimewa
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat memaparkan kinerja APBN KITA Edisi November 2019 di Jakarta, Kamis (19/12 - 2019). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani tak memberikan tanggapan secara tegas terkait usulan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang ingin membubarkan Otoritas Jasa Keuangan.

Sri tak menampik bahwa kinerja pencegahan dan penanganan stabilitas sektor keuangan belum sempurna, sehingga diperlukan penyempurnaan dari sisi peraturan perundang-undangan dan peningkatan koordinasi.

“Kita selama ini bekerja dalan Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan [KSSK] sesuai UU PPKSK [Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan], pencegahan dan penanganan stabilitas sektor keuangan. Kerja sama kita lakukan sebaik mungkin. Pasti belum sempurna, masih perlu banyak hal yang diperbaiki, termasuk dari sisi perundang-undangan,” katanya di Istana Kepresidenan, Rabu (22/1/2020).

Hingga saat ini, dia mengemukakan pemerintah terus berusaha meningkatkan koordinasi antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Forum KSSK.

Sebelumnya, Komisi XI DPR mengusulkan fungsi pengawasan OJK dikembalikan ke Bank Indonesia menyusul banyaknya permasalahan yang menimpa industri keuangan belakangan ini. Padahal, OJK sendiri baru dibentuk pada 2011 alias belum genap 10 tahun saat ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ojk
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top