Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bibit Hasil Kultur Jaringan Rumput Laut Perlu Legalitas

Pelaku usaha meminta legalitas untuk pemanfaatan bibit rumput laut hasil kultur jaringan demi menghindari ancaman delisting dari produk organik di Amerika Serikat, salah satu pasar ekspor utama komoditas itu. 
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 21 Januari 2020  |  14:20 WIB
Petani rumput laut memeriksa tanaman rumput laut di Pantai Ujungnge, Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (31/10). - ANTARA/Yusran Uccang
Petani rumput laut memeriksa tanaman rumput laut di Pantai Ujungnge, Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (31/10). - ANTARA/Yusran Uccang

Bisnis.com, JAKARTA — Pelaku usaha meminta legalitas untuk pemanfaatan bibit rumput laut hasil kultur jaringan demi menghindari ancaman delisting dari produk organik di Amerika Serikat, salah satu pasar ekspor utama komoditas itu. 

Ketua Umum Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) Safari Azis mengatakan sebagai lembaga pemerintah, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) perlu mempertanggungjawabkan dan membuktikan bahwa bibit kultur jaringan murni adalah murni organik, tidak berbahaya bagi manusia dan lingkungan. 

Selain itu, perlu dibuktikan juga bahwa kultur jaringan lebih unggul dari bibit yang biasa serta telah mendapat pengakuan dari lembaga yang kompeten dan kredibel. 

“Penjelasan secara rinci saja tidak cukup, tetapi harus ada legalitas karena terkait konsumen internasional,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (20/1/2020). 

Safari menegaskan uji kelayakan bukan dinyatakan dari pelaku atau dalam hal ini KKP melainkan dari institusi yang memang memiliki kredibilitas di bidang uji kelayakan produk organik. 

Selama ini, Indonesia diketahui mengekspor rumput laut eucheuma dan gracilaria kering sebanyak 50% dari kebutuhan dunia dan 70% di dalamnya ke China. China kemudian mengekspor karagenan ke Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kkp rumput laut
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top