Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pakan Udang Diproyeksi Tumbuh Sampai 8 Persen

Produksi pakan udang tahun ini diyakini mencapai 373.120 ton hingga 380.160 ton, atau naik sekitar 6%–8% dari realisasi 2019. 
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  13:44 WIB
Panen udang di pertambakan PT Central Pertiwi Bahari di Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang Lampung. - Bisnis/rustam agus
Panen udang di pertambakan PT Central Pertiwi Bahari di Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang Lampung. - Bisnis/rustam agus

Bisnis.com, JAKARTA – Produksi pakan udang tahun ini diyakini mencapai 373.120 ton hingga 380.160 ton, atau naik sekitar 6%–8% dari realisasi 2019. 

Target progresif ini muncul seiring mulai beroperasinya pabrik pakan baru dan adanya potensi peningkatan budi daya udang.

Ketua Divisi Akuakultur Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Haris Muhtadi mencatat bahwa terdapat tiga pabrik pakan yang telah beroperasi dan memasarkan produk. Pabrik-pabrik tersebut dibangun dengan penyertaan modal asing, yakni PT Haida Agriculture Indonesia untuk pabrik di Pasuruan, Jawa Timur; PT Tongwei Indonesia di Purwakarta, Jawa Barat; dan Evergreen di Kalianda, Lampung.

"Dari operasional ketiga pabrik ini, potensi peningkatan produksi bisa mencapai 70.000 ton," kata Haris kepada Bisnis, baru-baru ini.

Kendati demikian, dia menyebutkan realisasi serapan pakan udang pada 2019 mencapai 352.000 ton, turun sekitar 6% dibandingkan realisasi produksi pakan udang pada 2018 yang mencapai 374.500.

Realisasi produksi pakan udang pada 2019 pun meleset dari proyeksi yang sempat dipatok GPMT pada awal 2019 lalu, yakni sebanyak 411.950 ton. Dia mengatakan hal ini banyak dipengaruhi oleh serapan rendah akibat terkoreksinya produksi udang di tengah berlanjutnya sejumlah wabah penyakit yang menyerang.

"Masih ada sejumlah penyakit yang menyerang tambak seperti white spot, myo, dan white feces disease. Penyakit ini membuat konsumsi pakan berkurang karena penambak harus panen lebih awal," tuturnya.

Terlepas dari wabah penyakit tersebut, dia memperkirakan produksi udang berpotensi membaik dengan pertumbuhan yang linier dengan produksi pakan. Harapan ini diikuti pula dengan kehadiran wilayah-wilayah pengembangan budi daya baru pada tahun ini.

"Bakal ada investasi tambak seperti di Bangka Belitung, Batam, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Harapannya produksi juga membaik pada 2020," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

udang budi daya
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top