Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Mulai Salurkan B30 dari Terminal BBM Balongan

PT Pertamina (Persero) Integrated Terminal Balongan melakukan penyaluran perdana Biosolar B30 menggunakan mobil tangki berkapasitas 8 kiloliter (kl) ke SPBU 3445151 di Jalan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu (1/1/2020).
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 03 Januari 2020  |  16:15 WIB
Pertamina Mulai Salurkan B30 dari Terminal BBM Balongan
Terminal BBM Balongan. - Dok. Pertamina
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) Integrated Terminal Balongan melakukan penyaluran perdana Biosolar B30 menggunakan mobil tangki berkapasitas 8 kiloliter (kl) ke SPBU 3445151 di Jalan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu (1/1/2020).

Biosolar merupakan bahan bakar solar/diesel yang telah mendapat campuran bahan bakar nabati FAME (fatty acid methyl ester) sesuai dengan arahan pemerintah terkait target bauran energi (energy mix).

Program B30 sudah diresmikan penerapannya oleh Presiden Joko Widodo di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) COCO  3112802 di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, pada Senin, 23 Desember 2019. Pada peresmian tersebut, pemerintah menetapkan komposisi FAME dari B20 menjadi B30. 

Sesuai Keputusan Menteri ESDM No, 227 Tahun 2019, kebijakan B30 pada sektor transportasi berlaku pada produk solar subsidi, yakni Biosolar serta nonsubsidi berupa Dexlite.

Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami menerangkan Integrated Terminal Balongan memperoleh pasokan solar dari Kilang Pertamina Balongan (Refinery Unit VI). Adapun pencampuran FAME dengan solar dilakukan di new gantry system (NGS) dengan metode inline blending

Integrated Terminal Balongan kemudian mendistribusikan Biosolar yang telah memiliki kandungan B30 ini ke SPBU-SPBU di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. 

"Pasokan FAME dari kelapa sawit kami peroleh dari Darmex Biofuels yang merupakan badan usaha dalam negeri. Pemanfaatan FAME ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi impor minyak," tutur Dewi melalui keterangan resmi, Jumat (3/1/2020). 

Lebih jauh, dia mengungkapkan kandungan FAME tidak memiliki dampak negatif bagi mesin kendaraan konsumen. Perubahan konfigurasi bahan bakar telah disosialisasikan oleh pemerintah dan badan usaha terkait ke produsen kendaraan, agen tunggal pemegang merek (ATPM), serta berbagai asosiasi kendaraan.

 "Pengguna kendaraan berbahan diesel dapat menggunakan bahan bakar B30 dengan nyaman. Dengan komponen B30, tarikan mesin tetap terjaga, BBM juga baik kualitasnya dan ramah lingkungan, serta turut berkontribusi dalam menjaga devisa negara," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina Biodiesel
Editor : Lucky Leonard
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top