Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tokopedia Gelar Festival Gerakan Warung Nasional 

Tokopedia melalui Mitra Tokopedia bekerja sama dengan Warung Pintar, dan OVO menginisiasi Festival Gerakan Warung Nasional. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memajukan ekosistem warung sekaligus mengakselerasi pemerataan ekonomi digital di Tanah Air.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 14 Desember 2019  |  17:55 WIB
Dari kiri ke kanan: CEO sekaligus Co-Founder Warung Pintar Agung Bezharie Hadinegoro, Pendiri SAHARA Sharmila,COO Tokopedia Melissa Siska Juminto, danPresiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra. - Bisnis/Rezha Hadyan
Dari kiri ke kanan: CEO sekaligus Co-Founder Warung Pintar Agung Bezharie Hadinegoro, Pendiri SAHARA Sharmila,COO Tokopedia Melissa Siska Juminto, danPresiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra. - Bisnis/Rezha Hadyan

Bisnis.com, JAKARTA - Tokopedia melalui Mitra Tokopedia bekerja sama dengan Warung Pintar, dan OVO menginisiasi Festival Gerakan Warung Nasional. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memajukan ekosistem warung sekaligus mengakselerasi pemerataan ekonomi digital di Tanah Air.

Selain merangkul berbagai pelaku UMKM, Festival Gerakan Warung Nasional (FGWN) juga merangkul komunitas warung, salah satunya seperti Sahabat Usaha Rakyat (SAHARA) hingga seniman-seniman muda untuk membuat karya kreatif bertemakan kehidupan warung.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 14-15 Desember 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta masyarakat dari berbagai kalangan dapat menikmati berbagai kegiatan menarik dan experience booth seperti area Main-Main di Warung, Santai di Warung, Jajanan Warung, Museum Warung dan lainnya.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri
Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki. Sabtu (14/12/2019).

Chief Operation Officer (COO)Tokopedia Melissa Siska Juminto mengatakan FGWN merupakan puncak perayaan Gerakan Warung Nasional, sebuah gerakan dari Tokopedia bersama para mitra strategis untuk mengajak masyarakat mengembangkan ekosistem warung. 

Menurut Melissa gerakan tersebut merupakan salah satu komitmen Tokopedia menjembatani pelaku usaha tradisional, seperti pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya dengan teknologi untuk mempermudah mereka mengembangkan usaha di era digital. 

"Lewat gerakan ini, kami berharap seluruh profesi di Indonesia, salah satunya pemilik warung, dapat berevolusi menjadi perusahaan teknologi lewat ekosistem Tokopedia, sehingga mereka dapat selalu relevan dengan perubahan zaman dan terus berperan dalam pemerataan dan pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Lebih lanjut, Melissa menjelaskan sejak dihadirkan pada November 2018 lalu, aplikasi Mitra Tokopedia ditujukan untuk mempermudah para pemilik warung, toko kelontong, dan usaha sejenis lainnya mengembangkan usaha melalui pemanfaatan teknologi.

Aplikasi ringan berukuran 3 MB ini, juga turut membantu menjembatani masyarakat Indonesia untuk menikmati pengalaman berbelanja online-to-offline (020) dengan berjualan produk digital seperti pulsa dan menerima berbagai macam pembayaran mulai dari listrik, voucher gim, hingga iuran BPJS.

"Mereka juga bisa membeli stok barang lewat fitur grosir," ungkapnya.

Sementara itu Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Co-Founder Warung Pintar Agung Bezharie Hadinegoro menyebut penyelenggaraan FGWN merupakan bentuk komitmen Warung Pintar dalam mendukung komitmen para juragan warung yang ingin bertumbuh tanpa batas menggunakan sistem teknologi yang mudah dipakai dan dipahami.

Sebagai catatan, Warung Pintar merupakan perusahaan rintisan (start up) yang fokus mentransformasi dan membuka akses bagi para pemilik warung agar dapat ikut bertumbuh dan berkembang di era digital

"Tiga setengah juta warung yang ada di Indonesia merupakan tulang punggung ekonomi bangsa, dan menyediakan lapangan pekerjaan yang setara bagi semua golongan masyarakat. Menurut data internal Warung Pintar, 58 persen dari ribuan mitra adalah perempuan. Hebatnya, mereka berhasil menyumbang 60 persen dari total penghasilan keluarga," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra, menyatakan pihaknya siap mendorong penetrasi pembayaran digital dan akselerasi inklusi keuangan, melalui peran aktif dalam
implementasi QRIS, serta memacu pertumbuhan ekonomi kerakyatan, dengan memperkenalkan OVO DanaTara.

"Ini merupakan layanan pinjaman modal usaha berbasis teknologi keuangan bagi pemilik warung dan UMKM untuk menerjemahkan visi pemerintah Indonesia," tegasnya.

Pendiri SAHARA Sharmila mengungkapkan selama ini pihaknya membantu para pemilik warung khusus yang
pengelolanya perempuan untuk dapat memajukan usahanya dengan pelatihan, permodalan dalam bentuk pasokan produk berkualitas secara teratur dan dukungan teknologi yang handal, pemasaran bersama dan bedah warung.

Dia berharap melalui Gerakan Warung Nasional dan kegiatan FGWN ini, para pemilik warung dapat semakin mudah mendapatkan akses produk-produk yang akan dijual dengan harga bersaing dan dapat menikmati berbagai fasilitas yang menguntungkan.

"Ini adalah langkah yang sangat bagus, tanpa pikir panjang saya langsung terima ajakan untuk berkolaborasi," tegasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

warung tokopedia
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top