Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aparat Kemenhub Juara Kedua Pelaku Pungli, Ini Respons Menhub

Saat ini, Kemenhub dilaporkan sebagai kementerian kedua paling banyak laporan terkait dengan pungutan liar (pungli) di Indonesia.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  14:07 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. JIBI/Bisnis - Rinaldi Mohammad Azka
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. JIBI/Bisnis - Rinaldi Mohammad Azka

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan tidak segan melakukan tindakan apabila aparat perhubungan terbukti di lapangan melakukan tindakan negatif seperti melakukan pungutan liar.

Saat ini, Kemenhub dilaporkan sebagai kementerian kedua paling banyak laporan terkait dengan pungutan liar (pungli) di Indonesia.

 "Itu masukan bagi kami untuk memperbaiki diri, tapi tadi kami juga dapat 12 penghargaan dari MenpanRB, jadi balancing," ujarnya, Selasa (10/12/2019).

Menhub menegaskan pihaknya akan menindak aparat Kemenhub di lapangan melakukan tindakan negatif berupa pungli.

Sejak berdiri 3 tahun lalu yakni pada Oktober 2016 hingga Oktober 2019, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) telah menerima sebanyak 37.363 laporan dari masyarakat.

Dari laporan tersebut, Satgas Saber Pungli telah melakukan penyelidikan sebanyak 28 kali, sedangkan penyelidikan yang dilakukan kementerian/lembaganya sebanyak 7.290 kali.

Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) mencatat ada 3 nama kementerian yang paling banyak diadukan masyarakat. Ketiga instansi ini dilaporkan karena banyak pungli, yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Kementerian ATR/BPN.

Sebelumnya, seorang sopir truk bernama Agus Yuda berjalan kaki selama 26 hari dari Sidoarjo menuju Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo guna melaporkan pungli yang dialami sopir kendaraan umum. Agus mengatakan pengendara ada yang dipungut hingga Rp6 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menhub pungli
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top