Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR PASAR 10 DESEMBER: PR Besar Benahi Ekonomi, Nataru Topang Pertumbuhan

Berita mengenai harapan pelaku usaha terhadap fokus pemerintah pada 2020 serta momentum Hari Natal dan Tahun Baru yang dapat mengerek konsumsi menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Selasa (10/12/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  08:47 WIB
Ilustrasi perayaan Natal. - Reuters/Ammar Awad
Ilustrasi perayaan Natal. - Reuters/Ammar Awad

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai harapan pelaku usaha terhadap fokus pemerintah pada 2020 serta momentum Hari Natal dan Tahun Baru yang dapat mengerek konsumsi menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Selasa (10/12/2019).

Berikut ini ringkasan sejumlah topik utamanya:

PR Besar Benahi Ekonomi. Para pelaku usaha berharap fokus pemerintah pada 2020 diarahkan untuk membenahi persoalan ekonomi domestik seperti peningkatan konsumsi dan investasi di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Nataru Topang Pertumbuhan. Momentum Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) diyakini akan mengerek konsumsi rumah tangga pada kuartal keempat tahun ini.

Bank Indonesia (BI) memprediksi, dengan momentum tersebut, konsumsi rumah tangga akan tumbuh sebesar 5,02% pada kuartal terakhir tahun ini.

Otoritas toritas Tambah KPP Madya. Otoritas pajak akan menambah jumlah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya di setiap wilayah untuk memburu wajib pajak besar guna meningkatkan penerimaan yang sejauh ini masih rendah.

Beban Nissan Makin Berat. Beban yang ditanggung Nissan Motor Co. Ltd. dalam kasus pelanggaran keuangan makin berat, menyusul tuntutan pengawas pasar di Jepang yang meminta perusahaan itu membayar denda senilai US$22 juta.

Penyiar publik NHK melaporkan bahwa pengawas pasar Jepang kemungkinan segera merekomendasikan denda sebesar 2,4 miliar yen atau US$22 juta atas laporan keuangan palsu yang menyeret Carlos Ghosn, mantan chairman Nissan.

Ramai-Ramai Nabung Emas. Animo masyarakat untuk menabung emas tahun ini berhasil melonjak cukup tajam, meskipun harga saat ini berada di level tertinggi sepanjang masa. Meningkatnya literasi masyarakat terhadap investasi emas dinilai menjadi salah satu faktor utama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar pasar
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top