Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menkeu: Inflasi Akhir Tahun Terjaga di bawah 3,5 persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan inflasi pada akhir tahun akan berada dibawah 3,5 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  14:59 WIB
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawatisaat memberi sambutan di acara The 1st ASEAN CPA Conference - Broaden The Horizon di Inaya Putri Nusa Dua, Bali, pada Rabu 16 Oktober 2019. - Bisnis/Sultan Anshori
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawatisaat memberi sambutan di acara The 1st ASEAN CPA Conference - Broaden The Horizon di Inaya Putri Nusa Dua, Bali, pada Rabu 16 Oktober 2019. - Bisnis/Sultan Anshori

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan inflasi pada akhir tahun akan berada dibawah 3,5 persen.

Hal ini ia sampaikan saat ditemui di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (3/12/2019).

Sri Mulyani mengatakan, optimisme tersebut didasarkan pada inflasi tahun kalender yang berada di kisaran 2,37% year to date (ytd).

Ia melanjutkan, inflasi pada Desember mendatang akan mengalami sedikit kenaikan. Hal tersebut dikarenakan adanya liburan Natal yang akan meningkatkan konsumsi. Meski demikian, ia memperkirakan kenaikan yang terjadi tidak akan terlalu tinggi.

"Menurut saya masih akan berada di kisaran target pemerintah, kemungkinan dibawah 3,5%," katanya Selasa (3/12/2019).

Ia juga meminta kepada pihak terkait untuk mewaspadai adanya momentum akhir tahun dengan perayaan Natal serta Tahun Baru yang berpotensi menaikkan harga dan berdampak pada inflasi.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka inflasi bulanan pada November 2019 sebesar 0,14% dan 3,00% (yoy). Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menyatakan, dari total 82 kota, ada 57 kota yang mengalami inflasi, dan 25 kota mengalami deflasi. Adapun Inflasi Tahun Kalender November 2019 terhadap Desember 2018 tercatat 2,37%.

Pasalnya, inflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 3,30%, dan inflasi terendah di Malang 0,01%. Adapun untuk deflasi tertinggi, kata Suhariyanto terjadi di Tanjung Pandan -1,06% dan deflasi terendah ada di Batam dan Denpasar masing-masing -0,01%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top