Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR PASAR 27 NOVEMBER: Bank Cenderung Konservatif, Revisi DNI Masuk Tahap Finalisasi

Berita mengenai mayoritas bank di Indonesia yang cenderung konservatif serta revisi DNI yang masuk tahap finalisasi menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Rabu (27/11/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 November 2019  |  09:05 WIB
Karyawan melintas di depan kantor pusat Bank Indonesia. -  REUTERS/Garry Lotulung
Karyawan melintas di depan kantor pusat Bank Indonesia. - REUTERS/Garry Lotulung

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai mayoritas bank di Indonesia yang cenderung konservatif serta revisi DNI yang masuk tahap finalisasi menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Rabu (27/11/2019).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

Bank Cenderung Konservatif. Mayoritas perbankan di Tanah Air cenderung konservatif dalam mematok target penyaluran kredit pada tahun depan, setelah pertumbuhan pembiayaan tahun ini direvisi menjadi lebih rendah.

Revisi DNI Masuk Tahap Finalisasi. Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian masih dalam proses fi nalisasi revisi atas Peraturan Presiden No. 44/2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.

Wewenang Pungutan Pemda Tereduksi. Rasionalisasi pajak dan retribusi daerah dikhawatirkan akan mereduksi kewenangan pemerintah daerah dalam menentukan tarif. Tak hanya itu, kebijakan ini juga berisiko memunculkan penyeragaman tarif.

BPS Alokasikan Anggaran Rp4 Triliun. Badan Pusat Statistik (BPS) menggelontorkan anggaran senilai Rp4 triliun untuk menyelenggarakan Sensus Penduduk 2020. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen dialokasikan untuk biaya pelatihan, akomodasi, dan transportasi bagi petugas statistik.

Tren Merger & Akuisisi Kian Semarak. Bisnis, JAKARTA – Merger dan akuisisi yang dilakukan sejumlah korporasi pada pekan ini seolah menjadi pertanda bahwa optimisme pelaku usaha meningkat, kendati masih dibayangi oleh ketidakpastian ekonomi.

Output Industri Singapura Naik 4 Persen. Produksi industri Singapura secara tak terduga naik pada Oktober, dan menandai lonjakan terbesarnya dalam hampir setahun terakhir sekaligus mengindikasikan pemulihan ekonomi

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar pasar
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top