Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR PASAR 22 NOVEMBER: 1.001 Cara Tarik Investor, Bulog Minta Bantuan Modal

Berita mengenai upaya menarik investasi ke Tanah Air dan pengadaan cadangan beras, di antaranya, menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (22/11/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 November 2019  |  08:25 WIB
PAM Jaya - Ilustrasi
PAM Jaya - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai upaya menarik investasi ke Tanah Air dan pengadaan cadangan beras, di antaranya, menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (22/11/2019).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

1.001 Cara Tarik Investor. Pemerintah mencoba berbagai cara untuk menarik investasi ke Tanah Air. Banjir investasi diharapkan segera terjadi seiring dengan terobosan yang ditempuh itu. Ada beberapa langkah yang dilakukan. Pertama, memangkas daftar negatif investasi (DNI) dari 20 bidang usaha menjadi enam bidang usaha.

Likuiditas Terjaga Pemacu Kredit. Likuiditas perbankan makin longgar untuk menyalurkan kredit seiring dengan keputusan Bank Indo nesia menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) sebesar 50 bps untuk bank umum dan bank umum syariah.

Relaksasi Dinanti. Investor Amerika Serikat menunggu relaksasi sejumlah kebijakan dari pemerintah untuk menanamkan modalnya di Tanah Air yang sejauh ini kian tergerus. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi AS menuju Indonesia cenderung melambat.

PAM Jaya Gaet 30.000 Pelanggan Baru. PAM Jaya siap mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota dengan kapasitas 500 liter/detik pada akhir 2019. Direktur Utama PAM Jaya Prayitno Bambang Hernowo mengatakan, pengoperasian SPAM Hutan Kota akan berdampak pada wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Urgensi Penjamin Polis Kembali Disorot. Urgensi pembentukan Lembaga Penjamin Polis atau LPP kembali disorot, terutama menyusul masalah yang tidak kunjung selesai yang melibatkan dua asuransi besar, yakni Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Write Off Perbankan Kian Terkendali. Kendati masih relatif tinggi, tren pertumbuhan kredit yang dihapusbukukan oleh perbankan kian melambat tahun ini, bahkan menjadi yang paling rendah dalam 5 tahun terakhir.

Simpanan Cilik Tak Lekas Naik. Pertumbuhan simpanan dengan rentang nominal kurang dari Rp500 juta secara konsisten terus melambat pada dua kuartal terakhir tahun ini. Hal ini menyebabkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan gagal berakselerasi pada triwulan ketiga tahun ini.

Industri Logam Ketar-ketir. Pelaku industri logam sepakat menolak pemberlakuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 84/2019, karena dinilai menganggu ketersediaan bahan baku.

Kemenkominfo Tutup Slot Siaran Baru. Kementerian Komunikasi dan Informatika memastikan bahwa saat siaran analog telah beralih ke digital, pemerintah tidak akan membuka slot kanal siaran baru demi menjaga iklim persaingan industri penyiaran agar tetap sehat.

Bulog Minta Bantuan Modal. BUMN Pangan Perum Bulog berencana meminta bantuan modal awal senilai Rp20 triliun dari pemerintah untuk pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) 2020 demi menekan jumlah utang dan menopang operasional perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog penanaman modal
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top