Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kawasan Tabanan di Bali Patut Diperhitungkan, Ini Kata Pengembang

Kawasan sekitar Ciputra Beach Resort adalah kawasan yang masih alami dan menjadi incaran wisatawan lokal dan mancanegara.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 31 Oktober 2019  |  16:12 WIB
Hunian di kawasan Ciputra Beach Resort, Tabanan, Bali yang dikembangkan Ciputra Group. - Bisnis
Hunian di kawasan Ciputra Beach Resort, Tabanan, Bali yang dikembangkan Ciputra Group. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Bisnis properti di Pulau Dewata, Bali khususnya hunian resor diprediksi akan bertumbuh signifikan mulai tahun depan, seiring dengan pembentukan kinerja Kabinet Indonesia Maju.

Salah satu wilayah yang layak diperhitungkan oleh para investor properti adalah Tabanan. Pasalnya, saat ini Tabanan masuk dalam pengembangan kawasan metropolitan Provinsi Bali yang digagas oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

General Manager Marketing Ciputra Group Andreas Raditya mengatakan bahwa Tabanan dalam pengembangan tersebut masuk dalam kawasan metropolitan Bali yang dikenal dengan istilah Sarbagita yaitu Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.

Pengembangan kota metropolitan Bali ini merupakan upaya pemerintah dalam menjalankan strategi perekonomian.

Dalam konsepnya, kata Andreas, pengembangan kota metropolitan baru ini akan dihubungkan dengan kawasan ekonomi di sekelilingnya, seperti kawasan ekonomi khusus (KEK), kawasan industri (KI), hingga kawasan strategis pariwisata (KSP).

Tabanan, menurut Raditya, adalah salah satu kawasan di Pulau Dewata yang layak diperhitungkan oleh para investor karena kabupaten ini paling berpotensi berkembang ke depannya. Pasalnya, pembangunan infrastruktur di kawasan ini sedang gencar dilakukan.

Pembangunan infrastruktur tersebut berupa jalan tol yang semuanya akan melintas di Kabupaten Tabanan, jalan tol tersebut adalah Kuta—Canggu—Tanah Lot—Soka (28 km), Soka—Pekutatan (25,10 km), Pekutatan—Gilimanuk (54,40 km), dan Pekutatan—Lovina (46,7 km).

Selain itu, jika pembangunan Bandara Bali Utara di sekitar Pantai Lovina, Kubutambahan, Buleleng terealisasi, lalu lintas di kawasan Tabanan juga akan ikut bergerak dan itu jelas memberi peluang bagi pertumbuhan harga tanah dan properti di kawasan tersebut.

Dengan adanya berbagai rencana ini, akan mendorong perkembangan Pulau Dewata yang kian signifikan dan juga khususnya Tabanan.

Untuk itu, Raditya memberi saran, jika berivestasi di Bali, carilah properti di kawasan yang akan tumbuh.

Berawal dari tingginya investor yang mencari produk properti yang memiliki nilai investasi dengan prospek kenaikan harga yang tinggi, katanya, Ciputra Group mengembangkan proyek Ciputra Beach Resort. Lokasinya di Tabanan, berada di pinggir pantai yang eksotis yaitu Yeh Gangga.

Menurut Raditya, kawasan sekitar Ciputra Beach Resort adalah kawasan yang masih alami dan menjadi incaran wisatawan lokal dan mancanegara.

“Karakter kawasan ini yang dilalui garis pantai yang panjang dan dramatis dengan pemandangan yang menakjubkan dan juga dikelilingi oleh area persawahan yang hijau dan merupakan salah satu ciri khas alam Bali,” kata Raditya melalui siaran pers, Kamis (31/10/2019).

Dia mengemukakan bahwa Ciputra Beach Resort juga menjawab kebutuhan tersebut dengan produk yang prestige dengan harga yang cukup kompetitif.

Menurut Raditya, di kawasan Ciputra Beach Resort juga akan dibangun hotel dan prasarana jalan pendukung yang akan memudahkan para pembeli untuk dapat mengakses langsung ke arah pantai. Hal ini tentunya akan menjadi faktor penentu yang berperan terhadap kenaikan harga properti yang ada di kawasan tersebut pada masa yang akan datang.

Raditya menjelaskan bahwa perusahaan sedang mengembangkan proyek perumahan dengan konsep klaster eksklusif Nivata Residence dan Sadana Residence.

“Selain lokasi yang strategis, Ciputra Beach Resort juga berpeluang besar untuk growth,  lokasi proyek ini sangat alami sekali, jauh dari ingar bingar, sangat cocok untuk destinasi rest and relax, healthy tourism atau liburan yang membutuhkan ketenangan.”

Raditya menambahkan bahwa Sadana Residence merupakan produk tahap pertama di proyek Ciputra Beach Resort. Saat ini, fokus pemasaran berada di Nivata Residence seluas 6 hektare yang menawarkan unit rumah dan juga unit kaveling.

“Unit kaveling yang ditawarkan ukurannya dari 250 meter persegi dan 300 meter persegi. Untuk unit rumah, tipe yang ditawarkan ada dua yaitu tipe Avani dengan luas tanah 250 meter persegi dan luas bangunan 197 meter persegi dan tipe Giri dengan luas tanah 300 meter persegi dan luas bangunan 238 meter persegi,” kata Raditya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra bali tabanan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top