Jokowi : Indonesia Harus Bertransformasi Menuju Industri dan Jasa Modern

Presiden terpilih Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia perlu melakukan transformasi ekonomi menjadi negara industri dan jasa modern yang berdaya saing.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 20 Oktober 2019  |  17:38 WIB
Jokowi : Indonesia Harus Bertransformasi Menuju Industri dan Jasa Modern
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato seusai dilantik menjadi Presiden ke-9 periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Antara - Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden terpilih Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia perlu melakukan transformasi ekonomi menjadi negara industri dan jasa modern yang berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi dalam pidato pelantikan presiden terpilih periode 2019–2024, Minggu (20/10/2019) di Gedung DPR/MPR. Dia menjelaskan bahwa transformasi ekonomi menjadi satu dari lima fokus utama pemerintahan selanjutnya.

Menurut Jokowi, transformasi ekonomi merupakan sesuatu yang niscaya di tengah dunia yang penuh risiko, dinamis, dan kompetitif. Oleh karena itu, dia menilai, Indonesia perlu terus mengembangkan cara-cara dan nilai-nilai baru dalam mendorong kinerja perekonomian.

"Kita harus bertransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa, demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Jokowi dalam pidatonya.

Hal tersebut menurutnya dapat menjadi upaya Indonesia untuk keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah. Jokowi bermimpi hal tersebut dapat terwujud pada 2045 atau satu abad Indonesia merdeka.

Selain itu, dia pun menjelaskan poin-poin lain yang akan menjadi fokus pemerintahan selanjutnya, seperti pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, serta penyederhanaan regulasi dan birokrasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin, manufaktur

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top