Kinerja Industri Air Minum Dalam Kemasan Tahun Ini Diprediksi Lebih Baik

Pertumbuhan industri air minum dalam kemasan sepanjang 2019 diyakini mampu meningkat tipis ke kisaran 10% seiring dengan peningkatan konsumsi dalam negeri.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  18:44 WIB
Kinerja Industri Air Minum Dalam Kemasan Tahun Ini Diprediksi Lebih Baik
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pertumbuhan industri air minum dalam kemasan sepanjang 2019 diyakini mampu meningkat tipis ke kisaran 10% seiring dengan peningkatan konsumsi dalam negeri.

Ketua Asosiasi Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) Rachmat Hidayat mengatakan target itu lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya dengan pertumbuhan mencapai 9%.

"Pertumbuhan industri air minum dalam kemasan paling tidak sama baik dibandingkan tahun lalu atau sedikit di atasnya. Tahun ini bisa mencapai 10%," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (9/10/2019).

Rachmat menjelaskan industri air minum dalam kemasan kembali menunjukkan peningkatan kinerja pada 2018, setelah dalam dua tahun sebelumnya melambat seiring dengan tingkat konsumsi yang stagnan. Peningkatan kinerja itu diharapkan berlanjut pada 2019.

Menurutnya, peningkatan kinerja pada tahun ini didorong oleh sejumlah faktor, terutama dengan perhelatan pemilihan umum dan Hari Raya Lebaran pada paruh pertama tahun ini. Kondisi ekonomi yang relatif stabil juga dinilai menjadi pendukung kinerja positif tersebut.

"Kalau secara garis besar, situasi [politik dan ekonomi] cukup kondusif, kemudian ada faktor pendorong konsumsi," ujarnya.

Pada triwulan terakhir tahun ini, Rachmat memperkirakan peningkatan kinerja industri masih akan terjaga. Situasi ekonomi dan politik diperkirakan masih berlangsung kondusif.

Selain itu, faktor pendorong pada akhir tahun, terutama Hari Raya Natal dan liburan akhir tahun, akan menjaga konsumsi air minum dalam kemasan.

"Dan memang situasi ekonomi kita lebih baik dari tahun lalu. Ini yang membuat kami lebih optimistis."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amdk

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top