Ini Keyakinan JNE Terhadap Tren Pembayaran Digital

Saat ini, JNE sudah melayani pembayaran digital melalui teknologi finansial OVO dan Gopay.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 24 September 2019  |  17:07 WIB
Ini Keyakinan JNE Terhadap Tren Pembayaran Digital
Pekerja membungkus paket di Kantor Cabang Utama PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) terus melakukan digitalisasi layanan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan dengan layanan terbaru pembayaran digital.

Vice President of Marketing JNE Eri Palgunadi menjelaskan masih melakukan berbagai langkah meningkatkan antusiasme pelanggan menggunakan fasilitas pembayaran digital. Saat ini, JNE sudah melayani pembayaran digital melalui teknologi finansial OVO dan Gopay.

"Saat ini, JNE masih melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan antusiasme pelanggan dalam menggunakan fasilitas digital payment dalam aktifitas pengiriman," katanya kepada Bisnis.com, Selasa (24/9/2019).

Dia bercerita dari rata-rata lebih dari 20 juta paket kiriman JNE tiap bulan, pelanggan yang menggunakan pembayaran digital jumlahnya masih puluhan ribu transaksi. Dia belum dapat bercerita rincian jumlah transaksinya.

Dia membandingkan jumlah transaksi menggunakan pembayaran digital masih di bawah 1:200 atau dari 200 transaksi paling tinggi ada 1 transaksi menggunakan pembayaran digital. Namun, Eri yakin peminat pembayaran cashless juga meningkat sehingga JNE bersama penyedia digital payment yang memberikan kemudahan seiring dengan dengan tren digital payment.

"Diperkirakan jumlah pengguna digital payment dalam aktivitas pengiriman juga akan terus bertambah," tuturnya.

Secara perlahan, imbuhnya, JNE mulai melakukan digitalisasi, diawali dengan secara bertahap menyambungkan seluruh jaringan, seiring dengan perkembangan jangkauan internet di tanah air yang secara bertahap mulai mencakup hingga ke pelosok.

 Eri menuturkan beberapa langkah digitalisasi yang sudah dilakukan perusahaannya yakni trace & tracking yang detail dan terbaru secara langsung kepada tiap pelanggan, penyediaan saluran komunikasi di media sosial untuk pelanggan.

Digitalisasi melalui kerja sama dilakukan di antaranya penyediaan payment point atau titik pembayaran yang bekerja sama dengan Tokopedia, fasilitas cashless yang bekerja sama dengan Lazada dan online marketplace lainnya.

Pada 2018, JNE bekerja sama dengan Oracle mendukung berbagai aktifitas internal perusahaan dan aktivitas antara JNE dengan pihak eksternal, salah satunya seperti aktivitas dengan online marketplace sehingga transaksi via platform tersebut dapat terselesaikan dengan lancar.

Selain itu, penyediaan e-fulfilment logistic untuk IKM atau UKM di Yogyakarta dan Bandung, serta akan segera diadakan juga di kota-kota lainnya.

"Ini JNE dapat mengawasi berbagai hal dalam infrastruktur secara detail sehingga tim IT dapat melakukan langkah antisipasi dengan cepat langsung ke inti permasalahan. Performa kerja bidang IT JNE meningkat yang tentunya kualitas pelayanan terhadap pelanggan juga dapat semakin maksimal," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jne, pengiriman barang, ekonomi digital

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top