Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Seluruh PDAM Ditargetkan Berkinerja Sehat pada 2024

SDM menjadi faktor kunci untuk mengelola mengelola infrastruktur air minum secara optimal.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 23 September 2019  |  14:50 WIB
PDAM Kota Makassar mengestimasi kehilangan potensi pendapatan Rp180 juta akibat kerusakan fasilitas sumber air baku - perusahaan.Istimewa
PDAM Kota Makassar mengestimasi kehilangan potensi pendapatan Rp180 juta akibat kerusakan fasilitas sumber air baku - perusahaan.Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat menargetkan seluruh perusahaan daerah air minum di Indonesia bisa mencetak kinerja dengan kategori sehat pada 2024.

Pengembangan kompetensi sumber daya manusia menjadi kunci bagi penyehatan kinerja perusahaan daerah air minum (PDAM).

Kepala Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Kementerian PUPR Bambang Sudiatmo mengatakan bahwa SDM menjadi faktor kunci untuk mengelola mengelola infrastruktur air minum secara optimal.

“Kami menargetkan pada tahun 2024 kinerja PDAM di Indonesia menjadi sehat 100 persen dan memiliki SDM yang kompeten untuk mendukung pemerintah merealisasikan Program 10 juta SR [sambungan rumah],” ujar Bambang melalui siaran pers, Senin (23/9/2019).

Berdasarkan laporan hasil kinerja PDAM 2018, sebanyak 223 PDAM mencatat kinerja sehat.

Sementara itu, 99 PDAM berkinerja kurang sehat dan 52 PDAM sakit. Secara keseluruhan, ada 374 PDAM yang dievaluasi dalam laporan tersebut. Dengan kata lain, hingga tahun lalu masih terdapat 40 persen PDAM yang belum berkinerja sehat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum pdam
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top