PLN Percepat Rasio Elektrifikasi 100 Persen di Kepulauan Mentawai

Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdiharto mengatakan akan berupaya untuk mempercepat rasio elektrifikasi 100 persen di Kepulauan Mentawai dari target pemerintah daerah pada 2030.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 17 September 2019  |  19:19 WIB
PLN Percepat Rasio Elektrifikasi 100 Persen di Kepulauan Mentawai
Perumahan warga di Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Kamis (17/9/2019). - Bisnis/Ni Putu Eka Wiratmini

Bisnis.com, PADANG — Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdiharto mengatakan akan berupaya untuk mempercepat rasio elektrifikasi 100 persen di Kepulauan Mentawai dari target pemerintah daerah pada 2030.

Dia memerinci kapasitas terpasang kelistrikan di Mentawai mencapai 10,1 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 6 MW. 

Saat ini, rasio elektrifikasi Kepulauan Mentawai telah mencapai 66 persen setelah beroperasinya tiga unit pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBm) berkapasitas total 700 kW. Sebelum mengoperasikan PLTBm, Kepulauan Mentawai memanfaatkan pasokan listrik dari sejumlah pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

PLN pun berencana melakukan interkoneksi antara dua PLTD dengan PLTBm yang ada di Kepulauan Mentawai. Nantinya, interkoneksi tersebut akan menggunakan teknologi hybrid sehingga keandalan pasokan listrik di Kepulauan Mentawai dapat tercapai. 

Dua PLTD yang akan melakukan interkoneksi tersebut, yakni PLTD Mailepet kapasitas 1,2 MW dan PLTD Peipei yang kapasitasnya jauh lebih kecil. 

"Kendala untuk mewujudkan interkoneksi tersebut adalah infrastruktur jalan yang belum ada," katanya, Selasa (17/9/2019).

Selain berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Kepulauan Mentawai, PLN juga mendorong agar biaya pokok penyediaan (BPP) pembangkitan semakin turun dengan bertambahnya pembangkit yang beroperasi. Setidaknya, dengan PLTD, besaran BPP mencapai Rp3.900 per kWh, sedangkan PLTBm hanya Rp3.100 per kWh. 

Meskipun begitu, PLN mampu menekan BPP PLTBm menjadi Rp2.000 per kWh setelah mendapatkan subsidi dari BUMD setempat. Nilai BPP pun dapat ditekan jika semakin banyak pembangkit yang beroperasi mengikuti kebutuhan masyarakat. 

Sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan demand, PLN pun melakukan penyambungan gratis listrik ke 1.233 pelanggan baru yang ada di tiga desa Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai. 

"PLN mampu melistriki 1.233 pelanggan baru. Jadi, ini menambah jumlah pelanggan PLN dan menurunkan BPP di Kabupaten Mentawai," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pembangkit listrik, energi terbarukan

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top