TNI dan PLN Teken Mou untuk Antisipasi Masalah yang Berdampak Blackout

MoU ini merupakan tindak lanjut dari audiensi PLN kepada Panglima TNI pada 20 Agustus lalu, sekaligus sebagai salah satu langkah strategis PLN dalam menjaga kegiatan operasional Perusahaan baik disisi Pembangkitan, Transmisi dan Distribusi guna menghindarkan masalah-masalah teknis dan sosial.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 11 September 2019  |  00:58 WIB
TNI dan PLN Teken Mou untuk Antisipasi Masalah yang Berdampak Blackout
Plt Dirut PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sripeni Inten Cahyani dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Plt Dirut PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sripeni Inten Cahyani dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan penandatanganan nota kesepahaman ( MoU ) tentang pengamanan dan pemeliharaan keandalan sistem ketenagalistrikan di Tanah Air.

Acara penandatanganan yang digelar di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur ini dalam rangka meningkatkan keandalan  sistem  ketenagalistrikan.

MoU ini merupakan tindak lanjut dari audiensi PLN kepada Panglima TNI pada 20 Agustus lalu, sekaligus sebagai salah satu langkah strategis PLN dalam menjaga kegiatan operasional Perusahaan baik di sisi pembangkitan, transmisi dan distribusi guna menghindarkan masalah-masalah teknis dan sosial yang dapat berakibat pada resiko pelayanan penyediaan kelistrikan atau bahkan resiko blackout.

“Kami sangat berterimakasih atas support yang luar biasa dari TNI, Tugas penyediaan tenaga listrik oleh PLN akan terasa makin mudah dan makin ringan dengan banyaknya dukungan dan kontribusi yang nyata pada para stake holder kunci baik masyarakat dan instansi pemerintah terkait, termasuk diantaranya adalah Tentara Nasional Indonesia" Ungkap Sripeni Inten Cahyani.

TNI yang didukung oleh tiga matra yakni darat, laut dan udara merupakan sumber daya strategis dan lengkap untuk mendukung kegiatan operasional PLN. “Jangan segan-segan kalau ada permasalahan di lapangan langsung menghubungi dan menginformasikan kepada TNI, agar kita cari jalan keluarnya,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan 5 buah perjanjian kerjasama (PKS) yakni :

  1. Perjanjian Kerjasama Antara DirHCM PLN dengan Asisten Teritorial Panglima TNI terkait Fly-Ash Bottom Ash dan CSR
  2. Perjanjian Kerjasama Antara DirHCM PLN dengan Asisten Teritorial KASAD tentang pendampingan dan pemeliharaan keandalan sistem ketenagalistrikan.
  3. Perjanjian Kerjasama Antara DirHCM PLN dengan Asisten Potensi Dirgantara KASAU tentang pengamanan dan bantuan fasilitas TNI AU untuk keandalan sistem ketenagalistrikan.
  4. Perjanjian Kerjasama Antara DirHCM PLN dengan Asisten Operasi KASAL tentang pengamanan dan pemeliharaan sistem bantuan sistem ketenagalistrikan.
  5. Perjanjian Kerjasama Antara DirHCM PLN dengan Kepala Badan Intelijen Strayegis TNI tentang pemanfaatan simber daya dalam rangka pengamanan dan penggalangan untuk obyek vital PT PLN.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top