Akankah Bandara Kediri Dibangun Bersamaan dengan Tol Kertosono—Kediri?

Trase jalan tol Kertosono—Kediri belum diputuskan karena terdapat dua alternatif yang tengah ditimbang.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 03 September 2019  |  06:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat berharap rencana pembangunan jalan tol Kertosono—Kediri bisa selaras dengan pembangunan Bandara Kediri. Bandara yang digagas PT Gudang Garam Tbk. itu dijadwalkan memulai konstruksi pada awal 2020.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan jalan tol Kertosono—Kediri merupakan perpanjangan dari jalan tol Ngawi—Kertosono yang dikelola oleh PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK).

Dia menyebutkan bahwa trase jalan tol Kertosono—Kediri belum diputuskan karena terdapat dua alternatif yang tengah ditimbang.

Opsi pertama, lanjut Danang, trase akan mengikuti rencana awal pada saat pengajuan perubahan lingkup Kertosono—Kediri.

Adapun opsi kedua, rencana jalan tersambung dengan simpang jalan kabupaten seperti usulan Bupati Kediri. Kedua alternatif ini masih dibahas dan akan segera diputuskan.

"Kedua alternatif tersebut memerlukan komitmen dari pemerintah kabupaten untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas jalan antara exit toll dan pintu masuk bandara," jelas Danang kepada Bisnis, Senin (2/9/2019).

Menurut Danang, jalan tol Kertosono—Kediri juga perlu mendapat status proyek strategis nasional (PSN) kendati menjadi perpanjangan dari jalan tol Ngawi—Kertosono. Status yang sama juga disandang jalan tol Ngawi—Kertosono dan Bandara Kediri.

Proyek infrastruktur dengan status PSN akan mendapat dukungan dari lembaga tinggi negara dan pemerintah daerah. Untuk proyek PSN, kebijakan diskresi bisa dilakukan untuk mengatasi hambatan dan persoalan yang mendesak.

Di sisi lain, kata Danang, BPJT juga menunggu data terkait kelayakan Bandara Kediri. Informasi ini penting karena bisa menjadi rujukan untuk menyusun proyek lalu lintas di jalan tol. Dengan demikian, regulator maupun operator bisa menghitung besaran tarif yang akan dipatok ke pengguna jalan tol.

Danang berharap supaya jadwal pembangunan jalan tol Kertosono—Kediri bisa selaras dengan pembangunan Bandara Kediri.

Pekan lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa Bandara Kediri akan dibangun pada awal 2020. Dia memastikan proyek tersebut bakal berjalan karena masuk dalam daftar PSN.

Bandara Kediri akan dibangun oleh PT Surya Dhoho Investama (SDHI), anak usaha PT Gudang Garam Tbk. Hingga saat ini, perusahaan rokok itu telah membebaskan 90% dari rencana kebutuhan lahan seluas 457 hektare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kediri, gudang garam, tol kertosono-kediri

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top