Menpar Ingin Jadikan Garut Sebagai Detinasi Wisata Kelas Dunia

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya ingin menjadikan Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 03 September 2019  |  23:36 WIB
Menpar Ingin Jadikan Garut Sebagai Detinasi Wisata Kelas Dunia
Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) didampingi Presiden Direktur PT. Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kanan) mengunjungi pusat kontrol Bandara Soetta sebelum penandatanganan kerja sama pengembangan Terminal Bandara Low Cost Carrier Terminal (LCCT) di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (21/3/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA—Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya ingin menjadikan Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

Arief mengatakan Garut memiliki potensi menjadi destinasi pariwisata kelas dunia. Apalagi, kabupaten ini memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan yaitu Situ Bagendit, Dayeuh Manggung, serta Candi dan Situ Cangkuang.

“Dari tiga destinasi unggulan yang dimiliki Garut yakni Situ Bagendit, Dayeuh Manggung, serta Candi dan Situ Cangkuang. Situ Bagendit akan direvitalisasi dan ditata kembali untuk dijadikan sebagai destinasi kelas dunia,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan resmi yang dirilis Kemenpar, Selasa (3/9/2019).

Dia menuturkan, dukungan pemerintah akan diberikan untuk menjadikan Garut sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Pemerintah akan menggelontorkan anggaran Rp100 miliar dari Kementerian PUPR dan Rp30 miliar dari Pemerintah Daerah Jawa Barat yang dialokasikan untuk Situ Bagendit. Sementara itu, Situ Cangkuang akan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp7 miliar.

“Kita harapkan pada tahun 2024 sudah terealisasikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Arief mengatakan Garut memiliki potensi pariwisata yang besar meliputi atraksi alam, budaya, dan buatan. Oleh sebab itu, dia mendorong agar stakeholder pariwisata, khususnya kaum milenial untuk bersama-sama memajukan potensi wisata daerah tersebut.

“Untuk atraksi Garut mempunyai 123 event, tetapi baru satu yang masuk dalam 100 Wonder Events. Kami harapkan kedepan kaum milenial gencar mempromosikan kegiatan pariwisata agar yang masuk dalam kalender nasional bertambah dan dikenal di seluruh tanah air dan mancanegara,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan Kabupaten Garut telah mempunyai tiga pasar wisata digital, yaitu Situ Bagendit, Dayeuh Manggung, dan Candi Cangkuang yang hari ini diluncurkan oleh Menpar Arief Yahya.

“Adanya pasar wisata digital ini memudahkan kami mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Garut,” ujarnya.

Selain itu pariwisata Garut juga didukung oleh unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) yang memadai. Untuk atraksi alam, imbuhnya, Garut sejak lama dikenal sebagai Swiss van Java dengan pemandangan Gunung Papandayan.

Garut juga memiliki Pantai Santolo, Pemandian Air Panas Cipanas, Puncak Darajat Pass, Kampung Sampireun, Kawah Talaga Bodas, Kawah Kamojang, Curug Sang Hyang Taraje, serta Pantai Rancabuaya.

Selain itu Garut juga terkenal dengan seni budaya antara lain Kesenian Adu Domba, Dodombaan, Badeng, Surak Ibra, Raja Dogar, serta peninggalan sejarah Candi Cangkuang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arief yahya, garut

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top