KABAR PASAR: Proyek Smelter Kian Diseriusi, Ancaman Resesi Global Jadi Penghambat

Berita mengenai keseriusan perushaan tambang menggarap proyek semelter serta ancaman resesi global yang menjadi penghambat target pertumbuhan investasi menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (30/8/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 30 Agustus 2019  |  07:55 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai keseriusan perushaan tambang menggarap proyek semelter serta ancaman resesi global yang menjadi penghambat target pertumbuhan investasi menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (30/8/2019).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

Proyek Smelter Kian Diseriusi. Sanksi tegas berupa ancaman penghentian izin ekspor mineral mentah dan denda finansial siap menanti perusahaan tambang yang urung menyelesaikan pembangunan fasilitas pemurnian atau smelter di dalam negeri.

Ancaman Resesi Global Jadi Penghambat. Risiko resesi yang tengah dihadapi oleh mayoritas negara maju menjadi ancaman pemerintah untuk merealisasikan target pertumbuhan investasi fi sik atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB).

Menkeu Prediksi Target Meleset. Pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2019 meleset dari target. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pertumbuhan ekonomi pada 2019 diprediksi 5,08%–5,1%. Angka ini di bawah target APBN 2019 sebesar 5,3% yang kemudian dikoreksi menjadi 5,2% pada Juli lalu

Setoran PPN & PPnBM Ditiadakan. Pemerintah kembali memberikan keringanan fi skal untuk aktivitas eksplorasi dan eksploitasi kontraktor kontrak bagi hasil minyak dan gas melalui penerbitan PMK No.122/PMK.03/2019.

Washington Gantikan Hong Kong. Untuk pertama kalinya, Washington D.C. masuk ke dalam 10 besar indeks Safe Cities atau kota paling aman sejagat. Ibu Kota Amerika Serikat itu berhasil menggeser Hong Kong.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
smelter, kabar pasar

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top