Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RAPBN 2020 : Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan Dapat Alokasi Dana Tertinggi

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro membahas alokasi dana pada RAPBN 2020 yang akan dimasukkan pada lima prioritas nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020.
Lorenzo Mahardhika
Lorenzo Mahardhika - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  15:02 WIB
Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro menjawab pertanyaan saat wawancara tentang rencana pemindahan lokasi ibu kota, di Kantor Kementerian PPN, Jakarta, Selasa (30/7/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A
Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro menjawab pertanyaan saat wawancara tentang rencana pemindahan lokasi ibu kota, di Kantor Kementerian PPN, Jakarta, Selasa (30/7/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro membahas alokasi dana pada RAPBN 2020 yang akan dimasukkan pada lima prioritas nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020.

Rencana ini dipaparkan oleh Bambang dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) RI pada Rabu (28/8/2019) pagi.

Dari lima bagian utama RKP 2020, pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan mendapat alokasi dana tertinggi, yakni sebesar Rp157 triliun. Infrastruktur dan pemerataan wilayah rencananya akan mendapat gelontoran dana Rp75,5 triliun.

Selanjutnya, ketahanan pangan, air, energi, dan lingkungan hidup akan mendapat Rp43 triliun disusul stabilitas pertahanan dan keamanan yang mendapat Rp36,6 triliun.

Alokasi paling kecil didapat oleh nilai tambah sektor riil, industrialisasi, dan kesempatan kerja yang mendapat Rp24 triliun.

Bambang melanjutkan, kelima prioritas ini memiliki enam arus utama. Keenamnya adalah kesetaraan gender, tata kelola, kerentanan bencana dan perubahan iklim, modal sosial budaya, pembangunan berkelanjutan, serta transformasi digital.

"Total keseluruhan anggaran yang kami dapatkan adalah Rp337,3 triliun," terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rapbn
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top