Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dapat Status Destinasi Super Prioritas, Joglosemar Peroleh Kucuran Dana Rp2,1 Triliun

Candi Borobudur akan menjadi ikon utama kawasan segitiga Jogja, Solo, Semarang (Joglosemar).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 24 Agustus 2019  |  08:14 WIB
Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur, di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur, di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Kawasan segitiga Jogja, Solo, dan Semarang alias Joglosemar, telah ditetapkan sebagai destinasi super prioritas untuk mengerek kunjungan wisatawan asing.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Candi Borobudur akan menjadi ikon utama. Dengan status ini, pemerintah memberikan anggaran khusus dengan nilai Rp2,1 triliun untuk pembenahan infrastruktur dan utilitas dasar. Angka itu tujuh kali lipat alokasi tahun sebelumnya yang hanya Rp300 miliar.

"Tujuannya, semua infrastruktur dan utilitas dasar, seperti jalan, bandara, dermaga air, dan listrik di Joglosemar harus tuntas selambat-lambatnya 2020. Jadi, tahun depan infrastruktur dan utilitas dasar Joglosemar harus selesai," ucapnya seperti dilansir Tempo, Sabtu (24/8/2019).

Para pemimpin daerah masing-masing pun diminta untuk berkoordinasi terkait infrastruktur apa saja yang dibutuhkan di kawasan tersebut, bersama dengan Badan Otorita Borobudur.

Kehadiran Yogyakarta International Airport (YIA) juga diyakini dapat mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Arief berharap rute penerbangan internasional yang melalui bandara ini diperbanyak.

"Kemenpar akan mendukung 100 persen jika ada penerbangan baru dari luar negeri karena 6 bulan penerbangan pertama, misalnya dari China, Malaysia, Singapura, Kamboja, itu memang harus disubsidi," tuturnya.

Dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk infrastruktur, kunjungan wisman ke Joglosemar ditargetkan meningkat menjadi 2 juta dalam 5 tahun ke depan. Apabila target tersebut tercapai, maka devisa yang dihasilkan diproyeksi mencapai US$2 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata candi borobudur

Sumber : Tempo

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top