Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Serap FAME 3,2 Juta KL

Tahun lalu, realisasi penyerapan FAME sebesar 3,2 juta kiloliter. Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan tren realisasi penggunaan FAME dalam Biosolar meningkat untuk menyediakan BBM dengan Biosolar sesuai regulasi.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  02:28 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) mencatat penyerapan bahan nabati untuk campuran biosolar atau fatty acid methyl ester (FAME) mencapai 3,2 juta kiloliter atau 59 persen dari alokasi 2019.

Tahun lalu, realisasi penyerapan FAME sebesar 3,2 juta kiloliter. Vice President Corporate Communication Pertamina  Fajriyah Usman mengatakan tren realisasi penggunaan FAME dalam Biosolar meningkat untuk menyediakan BBM dengan Biosolar sesuai regulasi.

“Pertamina memasok kebutuhan industri dengan bahan bakar sesuai yang diperlukan,” katanya, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/8/2019).

Pertamina memiliki 111 terminal BBM yang siap untuk mendistribusikan B20, sedangkan titik pencampuran FAME dilaksanakan di 29 titik pencampuran yaitu 26 terminal BBM dan tiga kilang.

Sejak Mei 2019, Pertamina menghentikan impor diesel karena kebutuhan Minyak Solar di dalam negeri sudah bisa dipenuhi dari hasil produksi kilang-kilang Pertamina. Untuk sektor industri, Pertamina melayani seluruh sektor industri yang membutuhkan jenis BBM diesel dengan Biosolar.

“Konsumsi biosolar terbesar ada di sektor transportasi,” kata Fajriyah.

Hingga saat ini, sektor listrik dan pertambangan adalah dua sektor terbesar yang menyerap biosolar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina biosolar
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top