Soal Fokus 2020 ke Pembangunan SDM, Apa Kata Kadin?

Kalangan usaha mendukung upaya pemerintah dalam memfokuskan pembangunan nasional pada sektor sumber daya manusia (SDM) dalam Nota Keuangan 2020.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 19 Agustus 2019  |  13:55 WIB
Soal Fokus 2020 ke Pembangunan SDM, Apa Kata Kadin?
Presiden Joko Widodo (tengah) menerima pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — Kalangan usaha mendukung upaya pemerintah dalam memfokuskan pembangunan nasional pada sektor sumber daya manusia (SDM) dalam Nota Keuangan 2020.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P. Roeslani mengapresiasi upaya pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam mendongkrak kualitas SDM Indonesia melalui sejumlah fokus kebijakan dalam Nota Keuangan 2020.

Pasalnya, menurut dia, kualitas SDM akan menjadi penentu bagi masa depan Indonesia. “Kita sudah saatnya melihat ke arah persaingan global yang penuh dengan inovasi dan kompetisi. Dengan persaingan yang makin ketat, kunci keberhasilan kita ada pada SDM. Tanpa ada SDM yang unggul, sulit bagi kita ikut bersaing. Kami kalangan usaha akan mendukung upaya peningkatan kualitas SDM tersebut,” ujarnya kepada Bisnis.com.

Dia menambahkan, dengan adanya bonus demografi yang diperkirakan terjadi pada 2030, Indonesia harus menyiakan secara maksimal sumber daya manusianya. Langkah itu, menurutnya, akan mempermudah Indonesia melakukan lompatan di segala bidang.

Kendati demikian, lanjutnya ambisi pemerintah dalam mendongkrak kualitas SDM seperti yang tertuang dalam tema kebijakan fiskal tahun 2020 yakni ”APBN untuk Akselerasi Daya Saing melalui Inovasi dan Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia”, akan sulit tercapai apabila masih terdapat ego sektoral yang tinggi di tiap kementerian.

“Ego sektoral tiap kementerian dan lembaga harus disingkirkan. Hal itu menjadi catatan dari kami kalangan usaha. Sebab selama ini, kami dari kalangan usaha belum bisa maksimal mendukung ambisi pemerintah lantaran tingginya ego sektoral di beberapa kementerian,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, kalangan usaha juga siap untuk mendukung sejumlah visi dan misi pemerintah pada tahun depan dalam bentuk mendongkrak ekspor, menekan defisit transaksi berjalan dan melakukan percepatan penggunaan B30 dan B50.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kadin

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top