DPD Sindir Isu Pangan: 'Impor, Impor dan Impor Terus'

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan di dalam negeri.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  10:32 WIB
DPD Sindir Isu Pangan: 'Impor, Impor dan Impor Terus'
Suasana Sidang Tahunan 2019 Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan di dalam negeri.

Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang mengatakan, dia mengajak seluruh pihak untuk dapat mengawal RUU Kedaulatan Pangan. Dia meminta seluruh elemen pemerintahan harus memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat harus selalu terpenuhi

"Dan di waktu yang sama kita juga harus pastikan kesejahteraan para petaninya. Jika Petani sejahtera, maka negara akan aman sentosa," jelasnya, dalam Sidang Tahunan DPD RI di Gedung DPR RI, Jumat, (16/8/2019).

Dia juga menyebutkan Indonesia akan sejahtera apabila murahnya sandang, pangan, dan papan terjadi secara merata di seluruh Indonesia.

"Kami juga berharap kedaulatan pangan ini benar-benar terwujud supaya kita tidak lagi impor, impor dan impor terus," tegasnya.

Kendati demikian  dia mengajak publik untuk mengapresiasi Presiden Joko Widodo dalam dalam menjalankan visi dan misinya. 

Pasalnya terdapat sejumlah hal yang menjadi indikator keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo a.l. BBM satu harga, pembangunan infrastruktur, hingga keberhasilannya dalam menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5% per tahun dan sekaligus menurunkan tingkat kemiskinan hingga menjadi 9,66 % pada 2018.

"Dengan prinsip desa maju, wong cilik gumuyu, kami juga mengapresiasi atas telah tersalurkannya anggaran dana desa hingga mencapai Rp257 triliun. Dan dengan keyakinan bahwa Indonesia akan maju jika daerah-daerahnya maju, maka kami mendorong agar dalam 5 tahun ke depan, alokasi dana desa tersebut dapat terus ditingkatkan," lanjutnya. 

Dia juga mengapresiasu dukungan pemerintah terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu unsur penting dalam mendukung perekonomian nasional. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pangan

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top