Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KABAR PASAR 24 JULI: Objek PPh Diperluas, Startup Lokal Tarik Minat Investor

Berita mengenai rencana pemerintah memperluas objek pajak penghasilan serta sejumlah startup yang menjaring investor menjadi berita utama media massa hari ini, Rabu (24/7/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  08:19 WIB
Startup - olpreneur.com
Startup - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai rencana pemerintah memperluas objek pajak penghasilan serta sejumlah startup yang menjaring investor menjadi berita utama media massa hari ini, Rabu (24/7/2019).

Berikut ringkasan sejumlah berita utama di media cetak hari ini:

Objek PPh Diperluas. Pemerintah akan memperluas objek pajak penghasilan dari 19 menjadi 25 objek pajak. Sementara itu, tarif pajak penghasilan badan atau korporasi akan diturunkan menjadi 20% dari sebelumnya 25%. (Bisnis Indonesia)

Startup Lokal Tarik Minat Investor. Sejumlah perusahaan rintisan atau startup lokal berhasil menjaring investor untuk pengembangan bisnis dalam ajang Indonesia Development Forum 2019. (Bisnis Indonesia)

Banggar Soroti Efektivitas Subsidi. Badan Anggaran (Banggar) DPR meminta pemerintah untuk mengelola subsidi lebih tepat sasaran dan tidak melebihi pagu anggaran yang ditetapkan. (Bisnis Indonesia)

Ada Apa dengan Grup Duniatex? Kepada Bisnis, salah seorang bankir senior mengaku telah beberapa kali mendapatkan permintaan kredit dari kelompok usaha Duniatex, konglomerasi perusahaan tekstil yang berkantor pusat di Karanganyar, Jawa Tengah

Kelesuan Industri Tekstil Ikut Menekan Duniatex Group. Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri sedang terjepit. Dari pasar global, tensi perang dagang yang belum reda menekan pasar ekspor TPT. Sementara di negeri sendiri, produk tekstil lokal keteteran menghadapi serbuan produk impor yang berharga murah. (Kontan)

Pajak Juga Bidik E-Commerce di Medsos. Rencana pemerintah untuk mengejar pembayaran pajak bagi pelaku ekonomi digital menjadi momok bagi pengusaha, terutama yang berkecimpung di bidang marketplace. Mereka khawatir hanya bisnis ini yang bakal menjadi incaran pajak. (Kontan)

Emiten Perlu Insentif Diskon Peremajaan Mesin TPT. Emiten tekstil dan produk tekstil (TPT) meminta pemerintah memberlakukan kembali insentif diskon atau potongan harga untuk peremajaan mesin yang tua, guna meningkatkan ekspor dan daya saing industry. Pemerintah juga perlu memberikan insentif fiskal pemotongan pajak danmenurunkan harga energy. Selain itu, melindungi pasar dalam negeri dengan mencabut Peraturan Menteri Perdagangan No.64 Tahun 2017 yang mengakibatkan banjir impor. (Investor Daily)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar pasar
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top