Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tingkat Keterisian Penerbangan dari Kertajati Membaik

Pengalihan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung ke Bandara Kertajati, Majalengka mulai menunjukkan hasil.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  13:15 WIB
Tingkat Keterisian Penerbangan dari Kertajati Membaik
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) mengunjungi Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, Selasa (18/6/2019). - ANTARA/Dedhez Anggara
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG — Pengalihan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung ke Bandara Kertajati, Majalengka mulai menunjukkan hasil.

Direktur PT BIJB Muhammad Singgih mengatakan load factor dari dan ke Kertajati mulai menunjukan peningkatan seiring dimulainya penerbangan jet dan luar Jawa dari bandara tersebut per 1 Juli mendatang.

“Alhamdulillah sudah menunjukkan kenaikan,” katanya saat dihubungi, Jumat (28/6/2019).

Menurutnya untuk penerbangan Minggu (30/6/2019) saja Air Asia dari Denpasar ke Kertajati sudah terisi 152 penumpang. Sementara Garuda Indonesia untuk rute yang sama sebanyak 162 orang.

“Keberangkatan Garuda ke Bali dari Kertajati hari yang sama ada 180 penumpang,” ujarnya.

Singgih menilai pengalihan rute yang berbarengan dengan musim liburan sekolah berdampak pada mulai bergerak naiknya tingkat keterisian pesawat. “Untuk yang tanggal 1 Juli kami belum mendapat laporan dari maskapai, tapi informasi yang kami dapat sama tinggi juga,” katanya.

Dia mengaku animo ini mematahkan keluhan dan anggapan yang beredar jika banyak calon penumpang ogah terbang dari Kertajati. “Kondisi yang ada membuktikan konsumen tetap terbang dari Kertajati, jadi peralihan ini tidak menjadi masalah,” tuturnya.

Animo terbang ini menurutnya ditunjang kesiapan moda transportasi dari sejumlah kota termasuk Damri yang menggratiskan layanan ke Kertajati selama sebulan.

Selain itu setelah dihitung jarak dari Bandung-Cipali-Kertajati hanya dua jam, lalu Bandung-Sumedang-Kertajati hanya 3 jam lebih. “Lebih dekat dibanding ke Soekarno-Hatta,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara kertajati
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top