KABAR PASAR 28 JUNI: Fokus Kerja Lagi!, Belanja K/L Dipangkas

Berita mengenai harapan dunia usaha akan stabilnya kondisi politik serta usulan alokasi belanja kementerian/lembaga yang dipangkas 0,2 persen menjadi sorotan media masa hari ini, Jumat (28/6/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  08:09 WIB
KABAR PASAR 28 JUNI: Fokus Kerja Lagi!, Belanja K/L Dipangkas
Polisi berjaga di sekitar Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (14/6/2019). Polri kembali menerapkan skema pengamanan empat lapis atau ring saat sidang permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai harapan dunia usaha akan stabilnya kondisi politik serta usulan alokasi belanja kementerian/lembaga yang dipangkas 0,2 persen menjadi sorotan media masa hari ini, Jumat (28/6/2019).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

 Fokus Kerja Lagi! Pascasidang Mahkamah Konstitusi terkait dengan sengketa hasil pemilihan umum presiden 2019, dunia usaha berharap kondisi politik kembali stabil dan semua pihak kembali fokus pada perekonomian nasional. (Bisnis Indonesia)

Belanja K/L Dipangkas. Pemerintah mengusulkan besaran pagu indikatif untuk alokasi belanja kementerian/lembaga (K/L) tahun depan hanya Rp854 triliun, atau turun 0,2% dibandingkan dengan yang dialokasikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp855,4 triliun. (Bisnis Indonesia)

Impor TIK Harus Dibendung. Impor barang dan jasa terkait dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berpotensi menjadi beban berat bagi neraca transaksi berjalan ke depannya sehingga harus dibendung dengan membangun industri di dalam negeri. (Bisnis Indonesia)

4 Beleid Masih Dibahas. Pemerintah menargetkan empat aturan pelakasana Undang-Undang No.9/2018 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bisa diselesaikan pada akhir tahun ini (Bisnis Indonesia)

Risiko Politik Usai, Defisit Tantangan Pemerintah Baru. Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menolak seluruh permohonan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam sengketa hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019. Keputusan ini membuat ketidakpastian politik yang membayangi pasar modal dalam negeri mereda. (Kontan)

Lebih Realistis Kejar Target Ekonomi. Pemerintah tampaknya lebih moderat melihat perkembangan ekonomi lima tahun ke depan. Ini terlihat dari target-target bidang ekonomi yang tercantum dalam draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. (Kontan)

Utang Baru US$ 297 juta. Asian Development Bank (ADB) menyetujui utang baru sebesar US$ 297,75 juta untuk Indonesia. Pinjaman ini, untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pekerjaan umum dan transportasi di Sulawesi Tengah pasca gempa bumi tahun lalu. (Kontan)

Usulan Pagu Belanja K/L turun Jadi Rp854 Triliun. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengusulkan pagu anggaran belanja untuk kementerian dan lembaga (K/L) dalam RAPBN 2020 sebesar Rp854 triliun. Usulan pagu ini lebih rendah dari yang dianggarkan dalam APBN 2019 yang sebesar Rp855,4 triliun. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar pasar

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top