Cara Kemenhub Membantu Pilot dan Traffic Control di Pegunungan

Kemenhub berupaya menjaga keselamatan penerbangan, khususnya dalam melakukan pengaturan lalu lintas penerbangan yang lebih baik melalui implementasi PBN.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  14:50 WIB
Cara Kemenhub Membantu Pilot dan Traffic Control di Pegunungan
Ilustrasi - Pesawat Enggang Air jenis Caravan, di bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. - Bisnis/ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan berupaya menjaga keselamatan penerbangan, khususnya dalam melakukan pengaturan lalu lintas penerbangan yang lebih baik melalui implementasi PBN.

Ditjen Hubud mengadakan workshop Performance Base Navigation (PBN) bekerjasama dengan French Civil Aviation Authority (DGAC) dan Airbus.

Workshop PBN ini sebenarnya adalah membantu pilot dan traffic control khususnya daerah pegunungan. PBN merupakan secondary dalam melaksanakan navigasi karena menggunakan satelit,” kata Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Avirianto dalam siaran pers, Rabu (26/6/2019).

Avi menambahkan, PBN, yang merupakan metode navigasi pesawat yang dilengkapi dengan peralatan yang memenuhi persyaratan required navigation performance (RNP), sudah digunakan sejak 2016 di Indonesia.

Kegiatan workshop ini, lanjutnya, bertujuan untuk mendapatkan pemahaman bersama terkait implementasi PBN yang sudah dilaksanakan dan dikembangkan di Indonesia. Dalam forum ini juga akan didiskusikan berbagai hal dan permasalahan terkait implementasi PBN sehingga implementasi PBN dapat berjalan dengan lebih baik.

Dia menuturkan, PBN memberikan sejumlah manfaat operasional seperti meningkatkan keselamatan, efisiensi, mengurangi jejak karbon, dan mengurangi biaya operasional penerbangan.

"Setelah workshop ini, effort-nya kita bisa ke Papua, terbang menggunakan pesawat jenis caravan. Diharapkan, para peserta dapat fokus dalam kegiatan ini karena ini untuk keselamatan penerbangan,” ujarnya.

Sementara itu, Airbus Safety Advisor Andre Poutrel mengatakan, PBN sudah lama digunakan di Indonesia.Workshop ini adalah sebagai langkah pencegahan dan mengurangi kejadian-kejadian yang ditidak diinginkan selama penerbangan.

“Pelatihan selama 2 hari ini, PBN akan mengupas lebih rinci tentang manfaatnya. Salah satunya dalam mengatisipasi risiko yang ada, workshop ini digelar untuk berdiskusi dan sharing  tentang PBN,” katanya.

Workshop tersebut turut diikuti Maxime Caille perwakilan PBN Expert From Navblue dan Stephen Moral dari PBN Expert, perwakilan Direktorat Navigasi dan Pilot.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penerbangan, Kemenhub, pilot

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup